Tampilkan postingan dengan label Vendor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vendor. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Desember 2013

Tanya Jawab Kawinan Miss Tea

Buanyak yang ng-email karena (alhamdulillah) terbantu dengan adanya wedding blog ini. Bersyukur ada gunanya juga ya ternyata nulisin balada per-bridezilla-an pribadi. Pada tanya via email tapi ngga ada yang komen di blog, hikssss... *melas* Nah berhubung para pembaca ternyata penasaran dengan beberapa hal, yang lumayan sering saya jawab sama, saya buat FAQ-nya ya...

Suami lupa cukur kumis pas mau kawinan

Frequently Asked Question:

1. "Pricelist vendor ini itu berapa ya mbak?"
Untuk pertanyaan satu ini JUJUR saya udah nggak inget blas. Mungkin setahun lalu kalau ditanya gini saya akan berusaha 'nyelimur' karena itu berkaitan dengan budget yang tentunya personal yah... Mana tau ada yang mikir kemahalan atau kemurahan. Nah sekarang, setelah >1 tahun menikah, saya sudah benar-benar lupa harga vendornya :)))
Apalagi ada tragedi laptop rusak & data hilang semua. Yup termasuk data budget kawinan dan... foto prewedding. Iya foto prewedding ilang! Tapi untungnya saya lagi berusaha jadi minimalis, nggak terlalu terikat dengan kenangan & clutters. Jadi ilang ya ilang aja. Best memories stay in our heart forever *lho kok jadi nyelimur ke foto prewed yah*

Untuk pricelist Gala Humanoid (fotografer), detail yang kuinget hanya "nggak bisa ditawar". Jadi luangkanlah waktumu nanya ke mas Hendy-nya. Cocok ya lanjut, ga cocok ya mundur. What you see is what you get. Mau pilih pemotretan berapa hari, jumlah fotografer berapa, ada kok di pricelist-nya.
CP: Hendy Wicaksono 08155044196

Harga jahit kebaya di Mbak Elok (akad & resepsi Surabaya)
Juta-jutaan. Ngga inget. Pastinya tanya langsung ke mbak Elok yaaa. Harga kebaya akad, resepsi, panjang, pendek, pake brokat sendiri atau brokatnya dia, beli atau sewa perdana, semua beda-beda. Monggo ditanya langsung yahhh..
CP: Elok Dola'ap 081233345500

Kebaya Nungki (ijo lemon yang kupake siraman)
Hasilnya rapi, payetnya juga oke. Sekitar Juli 2012 jahit + payet + vuring sekitar Rp 850rb kalo ga salah...
CP: Nungki 081703707670, Rungkut Surabaya

EO, rias & dekorasi di Sonokembang Enterprise
Termasuk sewa penerima tamu (yang jaga buku tamu). Ini aku malah ga tau harganya sama sekali, soalnya ibuku yang urusan langsung dengan mereka. Yuk monggo ditilpun saja ^^  Nomernya menyusul.. bisa tanya ke Sonokembang catering juga sih...

Sonokembang Catering
Segala makanan & dekorasi di meja buffet + joglo
CP: 031 5621168, jl. MH Thamrin no. 1 Surabaya

Sterine Offset, undangan & souvenir berupa notes yang serasi dengan undangan
Harga & kualitas ga bohong. Bagus & rapi.
CP: 0315023439, Ngagel Jaya

Photo Booth
Nah ini mayan inget, itupun ga pasti nominalnya wkwkwkk
Harga tahun 2012, jasa tukang foto polaroid (kamera, lighting & print sepuasnya) sekitar Rp 4 - 5 juta. Nggak termasuk backdrop yah! Buat backdrop yang unyu-unyu silakan hubungi dekorator kalian.
CP: Loco-loco Photocorner (Surabaya) 08563420007
CP iconlife (Jakarta) 02156983856
Dari pengalaman photobooth di kawinan orang lain, ternyata vendor pilihan saya lumayan loh kualitasnya bagus... Dari pencahayaan & hasil cetak, oke lah :)


2. "Apa ya yang musti disiapin duluan?"
Buat aku pribadi sih:
(1) CALON SUAMI harus ada. Huehehe becanda... Maksudku TANGGAL NIKAHAN sih. Tanggal menentukan segalanya, jangan cuma "rencana awal tahun depan"... itu kurang spesifik. Udah ada tanggalnya belum? Kalo udah..

(2) Booking GEDUNG. Seriusan ini faktor yang PUENTING banget. Pasti ada gedung inceran donk dari segi lokasi & kapasitas tamu? Segera DP tanggal yang kamu mau. Kalo di kasusku, karena ortu udah sreg Bumimoro jadinya step dibalik. Bumimoro kapan kosong? Tanggal itulah eike kawin. Serius loh.

(3) Lanjutannya tinggal dipikirin Catering, Dekorasi (pelaminan & hiasan jalan menuju pelaminan & photobooth jika perlu), Kebaya, Rias, Undangan (pastikan 2 bulan sebelum acara undangan udah jadi. Maka bikinlah undangan PALING LAMBAT 5 bulan sebelum kawinan. Belum revisi-revisinya lohhh), Souvenir, Foto/Video.

(4) Poin nomer 3 sudah lengkap deh kayaknya :p Tinggal ngurusin printilan lainnya yang walau sepele tetep kudu dikerjain, seperti misalnya seragam keluarga, transportasi, penginapan keluarga jauh... Sumpah banyak loh. Segera mulai dipikirin gih.

3. "Tema / konsep nikahannya apa sih?"
Konsepnya Jawa tapi warna pastel. Nah lho... Hehehe... Jadi kita tetep memasukkan adat Jawa yang unyu-unyu seperti Bubak Kawah, dekorasi Gebyok (background ukiran kayu di pelaminan) warna putih... Nuansa warna Peach & Ijo telor asin (di undangan & souvenir). Peach untuk sebagian besar seragam, ijo telor asin untuk taplak meja catering (sengaja dibedain biar orang-orangnya ga nyatu ama taplak).

4. "Saya terinspirasi, boleh niru temanya mbak Tia?"
Monggo kalau mau ada yang ngikutin, tapi sebaiknya dimodifikasi dikit ya supaya ga terlalu pasaran hahahaaa...

5. "Suka deh konsepnya, aku sebenernya pengen begini begitu tapi ortuku maunya begono..."
Hmmmm untuk pertanyaan / curhatan yang satu ini, menurutku sih monggo dikompromikan saja dengan orangtua ya. Toh acara pernikahan ini (meskipun seolah-olah bintang utamanya adalah kamu) sebenernya acaranya orang tua. Ortu pengen dong berbangga ke keluarga, rekan & koleganya "Iki lho anakku sing paling ayu wis rabi..."
Orangtua pasti sebenernya agak sedih mau melepas anak kesayangan ke tangan lelaki pilihan (aduh maap bahasanya lebay), nah pesta resepsi itu bisa menjadi hiburan buat mereka. Toh sebagian besar undangan juga undangan ortu ^^
Tema pestaku ini juga hasil kompromi dengan ortu kok... Tadinya kan eike pengen kawinan pake gaun ala ala Irna la Perle gituuu trus trus trus private party yang ngga diam di pelaminan... Pengen membaur dengan tamu.. Trus ada pohon gedeee yang jadi wishing tree tempat tamu nggantungin harapan buat mempelai sebagai ganti buku tamu *ngayal aja deh terus*

6. "Untuk jahit kebaya butuh berapa meter kain ya?"
Tergantung brokatnya, ada brokat lebar pendek ada juga yang agak panjang. Kebaya bisa mulai dari 1.5 hingga 2.5 meter tergantung mau seberapa panjang kebayanya. Untuk baju manten kalau mau pakai ekor malah bisa sampe 5 meter butuhnya. Konsultasiin ke perancang/penjahit kebayamu yaaa :) Jenis-jenis kain brokat lihat sini.

7. "Beli ini itu dimana?"
Tassel di hiasan souvenir siraman: Beli di JMP Surabaya. Harga lupa. Di toko yang jual pita-pita & bunga hias. 1 pak isi 12 biji. Ukuran lupa, ga nyimpan.
Box seserahan: Beli di ACE hardware. Harga bervariasi a.k.a LUPA, itu lagi diskonan. Barangnya sekarang belum tentu ada, soalnya dulu aja ngumpulinnya ngejar stok sampe ke ACE hardware Royal & TP Surabaya. Ada juga box kayu yang kokoh beli di Pasar Atum. Kalo ke pasar atum tanya aja deh tempat box / hias seserahan dimana. Toko kuno kok.


Still have other questions to ask? Feel free to email me... *berasa expert di kawinan aja wkwwk* Alamat emailnya lihat di profil kanan yahhh :D

This FAQ will be updated kalo ada pertanyaan-pertanyaan rutin yang baru lagi...

Hope that helps, bridezillas out there!!

Senin, 12 November 2012

{Flashback} Resepsi 02.09.12

Alhamdulillah! Setelah 2 bulan lebihhh, akhirnya tibalah saat mem-posting foto-foto resepsi (aslinya sih males aja, milih beberapa foto dari RIBUAN foto, untuk diposting di sini & di fesbuk).
Tapi yaaa karena beban moral #halah saya kuatkan jiwa dan raga untuk bikin postingan ini.

Just enjoy the wedding pics! ;)

This is what our venue looked like :)

Manten dataaaang...


 One of the happiest moment: melihat sahabat kuliah menyambut di dalam ;D

  


Para tamu menikmati hidangan dari Sonokembang Catering Surabaya...

Hijabee Surabaya friends...

Sudut cemil-cemil... This was our version of dessert table :D Makasih yaaa sepupu-sepupuku yang ikut bantu mewujudkan...

Hand bouquet throwing... Yang dapat bunganya, dapat voucher Sogo. Pelemparan pertama = kacauuuu, ada 3 orang rebutan sampe cakar-cakaran. Akhirnya pelemparan bunganya diulang deh :P

Ini dia pemenang sesungguhnya.

Congrats Adhit! Pas banget, saya+suami emang lagi ngutang duit sejumlah voucher tersebut (ngutang tiket pesawat backpacking taon depan :D huahahaha) Rejekimu yaaaa....

Alhamdulillah, acaranya lancar yaaaa... Ada beberapa hal yang mengganggu sih, misalnya model jilbabku yang aneh. Pas ganti jilbab dari akad ke resepsi udah injury time, dan bu Jetty-nya udah keliatan panik, aku pun diem aja ga protes sedikitpun dikasih kristal-kristal segitu banyaknya. Baju resepsi pun kegedeaaan gara-gara kekecilan lalu dibesarin tanpa fitting lagi (karena injury time juga, H-2 sebelum nikahan). But above all: ALHAMDULILLAAAH SUDAH SAHHHH :D

Selamat berbahagia kepada semua pasangan di luar sana, yang juga sudah melangsungkan pernikahan :)

Regards,
Tia & Adit

Lalu apa kabarnya blog ini? Tamat kah?
Masih ada foto-foto 2 resepsi lagi kok, tenang aja.. Plus, cerita tentang backpacking-honeymoon (emmm, mending diposting di sini atau di tealovecoffee aja yahhh)

Vendors:
Rias & Busana: Griya Manglingi (Sonokembang) | Dekorasi: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Wedding Organizer: Sonokembang Enterprise | Catering: Sonokembang Catering
Kebaya Tia & Ibu: Elok Dola'ap | Kebaya ibu mertua: Myrna Myura (Jakarta)
Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid

Kamis, 20 September 2012

{Flashback} Pengajian 01.09.2012

Sabtu, 1 September 2012

Pagi-pagi si CPW masih asik beres-beresin kamar penganten. Nanya-nanyain bor ke orang-orang di rumah, "Ada yang tau bor gaaak? Buat masang pigura foto penganten.." Akhirnya bapak ngebantuin ngebor-ngebor (ya jangan sampe si CPW ngebor sendiri yahhh), dengan nyopotin bebungaan kasur terlebih dahulu (terlanjur dihias, bro!)


Snack & coffee break sudah siaaaap... (Sonokembang Catering)


Sekitar jam 9, CPW mulai diomelin. "Sana sarapan dulu! Udah waktunya dirias!!" "Udah nggak usah ngurusin printilan lagi, kamu harus udah mulai nyantai..."

Deg. 

Rias sekarang? Acara pengajian 'kan masih sekitar jam setengah 1-an..

Sebenernya yang paling bikin deg-degan adalah pikiran ini:
Jadi, udah tiba ya waktunya? Rangkaian pertama dari acara kawinanku... Cepet amat... Kayaknya kemaren masih keliling Surabaya nyari ini itu...  Masih jadi anak ingusan. Eh, ini udah beneran mau kawin aja... 

Sambil ngunyah sarapan, muka mulai didempul. "Telan dulu nduuuk makanannya... Baru mulai dirias.." kata mbak Ira, sepupu sekaligus periasku.
Dan si CPW masih heboh karena ga nemu deodoran di rumah tempat pengajian, "Adeeek, beliin deodoran donk..."

Tiba-tiba udah jam 12 ajah... Dari luar kamar terdengar hebohnya tamu mulai datang. Hoiya harus solat dhuhur dulu, untung dari pagi udah nahan kentut jaga wudhu. Jadi, solat dalam kondisi muka ber-makeup & kepala berkerudung heboh.

Tetamu sudah pegang buku pengajian (Toko Kurnia Agung, Pasar Blauran. Cover by myself)

Dan tibalah saatnya, si calon manten dipersilakan keluar kamar. By far, that was one of my most shining moment in my entire life heheheheh :p Diliatin orang banyak, cuyyy...

Bu Syarifah, ustadzah pengajiannya ibundaku, membuka acara. Baca beberapa surat, lalu aku baca 3 surat pendek: Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas. 

Dan acara berlanjut terus, mengaji bersama-sama. Baca ayat tentang pernikahan, baca surat Ar Rahmaan, hingga baca Asma'ul Husna.

Lama-lama gelisah, kaki kesemutan =__=

Alhamdulillah pengajian lancaaar! Makasih yaaa teman-teman pengajiannya ibu (ada yang udah sepuuuh banget, masih menyempatkan hadir). Syukurku tak terhingga. Semoga Allah membalas kebaikannya ibu-ibu yang doain saya yaaa :')
Sudah punya anak cucu, teteup eksis!

Ibu & akyu ;)

Vendors! In case you wanna know:
Baju ibu jahit di Kebaya Kunthi, bajuku beli di Aifasuitcase. Makasih yaaa mbak Aifa ^^
Tatanan Jilbab: Jetty Hanaf (via Griya Manglingi)
Makeup: Griya Manglingi Sonokembang
Dekor pengajian: Sonokembang Enterprise
Bebungaan kamar manten: Sonokembang Enterprise
Photo: Galahumanoid
Ngebor pigura: Bapak
Wallpaper: Ibu yang nyari, blusukan di Surabaya
Bedcover: Ibu yang nyiapin
Bantal hias: pinjem tante

Selasa, 18 September 2012

Song Lists


Karena musik yang diinginkan bernuansa lounge (permintaan kami: musik yang mengalun jangan sampe bikin tamu yang mau ngobrol kudu teriak-teriak), maka lagunya pun kami (saya 90%) pilih yang lembut-lembut manis kaya marshmallow ow ow owww...

Sebagian besar lagu di-browsing dulu liriknya. Penting! Supaya tau itu lagunya bener lagu seneng. Jangan ada selipan patah hati atau perselingkuhan (banyak kan lagu nuansa ceria tapi isinya tentang ditinggal cowok, capedeee). Sepupuku yang jago nyanyi orkestra juga rencananya ikut nyanyiin beberapa lagu di bawah (ga tau akhirnya bener dinyanyiin apa nggak--pas kawinan udah ga ngedengerin lagu sama sekali, fokussss nyalamin tamu!)

English Song

1. Can I Walk With You � India Arie
2. Beyond The Sea
3. Fly Me To The Moon
4. L.O.V.E
5. Quando � Quando
6. When I Fall In Love
7. What A Wonderful World
8. Wonderful Tonight
9. Unforgettable � Nat King Cole
10. Falling for You � Colbie Caillat
11. Tonight I Celebrate My Love For You
12. Just The Two Of Us

Indonesian Song

1. Glenn Fredly � Kisah Romantis
2. Calvin Jeremy � Berdua
3. Biru
4. Raisa � Could It Be
5. Maliq & D�essential � Pilihanku
6. Chrisye � Cinta
7. Didadaku Ada Kamu
8. Katakan Saja
9. Surat Cinta
10. Ungu Feat. Andien � Saat Bahagia

Band yang kugunakan: Component Band. Ada mini grand piano putih, 2 singer, & 1 saxophone.

Senin, 10 September 2012

The Wedding Day, finally :)

2 September 2012:
Alhamdulillh sah!!

Sudah semingguan saya sah jadi istri orang. Perasaan? Antara percaya-gak percaya. "Oh, ini ya laki-laki yang bakal jadi pendamping hidupku sampai mati nanti?" "Oh, udah boleh gandengan tangan ya?" "Oh, sekarang kalo tidur ada yang nemenin..." "Oh, aku udah mau ninggalin rumah ya?" dan sejuta 'oh-oh' lain :')

Tentunya blog bridezilla ini ga lengkap donk kalo ga nyeritain 'hectic-nya' wedding prep sebelum hari H.
Terakhir postingku kapan? Oh, 30 Agustus. Kalo gituuuu, let's the flashback begins!!

30 Agustus: H-3
Suasana di kantor makin heboh. Burung flamingo dari bunga-bungaan udah jadi. Lampu hias kristal sudah mulai jadi. Meja-meja vintage warna biru telor asin udah mulai dipajang.
---dan sampe sini, udah lupa apa kekacauan yang terjadi hari ini. I forget bad things easily :p---

31 Agustus: H-2
Perawatan!!! Ke salon Acacia dekat rumah. Spa intimate (body spa + ratus), manicure natural, pedicure gehwol, totok wajah, hair spa, total 600an rebu. Demi cantik di hari-H lah ===> dan nyatanya habis perawatan juga setres lagi. Apanya yang bikin cantiiik...
Kadang aku mikir, penjualan "perawatan pra nikah" itu cuma akal-akalannya salon aja biar laris. Rileksnya sesaat aja bok, cuma pas dipijet sampe ketiduran. Malah pas lagi perawatan, masih ada telpon muncul, "Mbak, beskapnya keluarga X masih kurang sekian..." Howaladalaaah....

Trus, review perawatan di Acacia: body spa OK lah. Ratus? Aku ga tau deh manfaatnya apa diasepin kayak gitu. Badan udah wangi, eh kena asepnya arang lagi =___= zzz Ga beda ama habis lewat orang bakar sampah. Trus meni-pedi-nya.... actually it hurts me so much. Tiga jari terluka, kata mbak-nya sih karena kutikula-ku terlalu kering.

Paling enak benernya meni-pedi di salon murah di Mall seperti Yopie/Johny Andrean gitu. Angkat kaki dikit (ga usah buka aurat / pijet selain tangan + telapak kaki). Tapi dilarang sama bundaku... Takut ga higienis katanya. Kalo di Acacia ini sih ada mesin sterilisasinya, dan pisau pedicure juga baru gres. Tapi aku tak mau lagiiii...

Habis perawatan, pindahan dari rumah Ngagel ke rumah Bendul. Tak lupa cipika-cipiki dengan keluarga dari Bogor & Cimahi yang sudah tiba di rumah Ngagel.

Tinggal persiapan buat pengajian & siraman keesokan harinya :)

Bersambung, yaaa... nunggu foto-fotonya dikirim bung fotografer. Ga tau deh mau update berapa bulan lagi #jiaaaahhh
Masih ada yang baca blog ini gak yaaaa :p

Rabu, 15 Agustus 2012

Letting It All Go

Beberapa hal terjadi di luar dugaan, sebagian akibat kurangnya meng-eksplor vendor-vendor yang dipilih. Kami terlalu percaya ama review kerabat, dan ga pikir panjang dalam memutuskan. Salut deh ama weddingblog capeng lain yang nyeritakan proses hunting vendor survei sana survei sini. Kami? Kejar tayang!

Contohnya:
1. Kebaya Ngunduh Mantu: dijahit di Fadlan, Tanah Kusir
Rekomendasi tante jauh yang cantik jelita & kebaya-nya selalu bersinar. Ketika diajakin ke Fadlan, tanpa pikir panjang aku + ibu naruh bahan kebaya Ngunduh Mantu, which turns out to be... disappointing. Mengecewakan itu karena dia overpriced & jatuh bajunya ga seperti di desain awal. Kebaya untuk manten Muslim, vuringnya langsung dijahit di brokat & ketika dipakai agak 'njekitut'. Nuansa Jawa, tapi kebayaku dibuat model gaun yang megar (dan jahit kerutannya ga rapi)
Karena ibunda udah ilfil, sebelum dipayet, kebaya itu langsung ditarik untuk dipermak di Surabaya. Supaya model bawah kebayanya lurus aja. Dan dipayet di Surabaya aja. Di Fadlan kalo bikin full payet ajegile harganye. Mending jahit di Myrna Myura yang terkenal itu...
Fitting kebaya di Fadlan. Ketika ibunda udah gak sreg, aku no comment deh. (kalo tangannya di angkat, bagian pinggulku yang udah gede tampak makin gede lagi karena kerut kain bawahan) Jawa-nya dimananya ya?

(Mungkin untuk manten lain cocok-cocok aja sih pake Fadlan, tapi aku+ibu ga cocok :) #bedaSelera

2. Video - ikut paketannya Gala Humanoid
Yang ternyata, videonya nggak HD. Dengan harga 7.5 mio untuk liputan 2 hari.
According to misstyzha's comment, aku tanya ke mas Hendy tentang videonya Prita. Ternyata itu bukan punya Gala Humanoid, tapi bikinan Motion Addict, yang pricelist-nya (katanya) bisa 3x lipat.

:(

Habis liat videonya Motion Addict (sumpah keren), nyesek banget. That's exactly what I THOUGHT about a wedding-video. Ternyata video model begitu tuh dihasilkan oleh vendor mahal. Huuuhuuhuuu.. Iya sih... Masa' Dian Pelangi, ama anak-anaknya pejabat yang di video-viedo Motion Addict pake vendor di bawah 10 juta, itu juga agak aneh.

Curhat ke Mr. W, dibalasnya agak 'menampar'. "Kalo kamu pengen video kayak gitu & disuruh bayar xx-juta, kamu mau?" "Eng... enggak sih..." "Ya udah, ga usah dipikirin..."

Huks. Iyaaaa... bener sih... tapitapitapiii... *meredam impian punya video yang pengambilan gambar + editingnya kewren* *sigh* *ikhlaskaaaan*

3. Band Resepsi Surabaya - Component Band
Yang mana cuma berdasarkan saran dari EO. Belum pernah ketemuan ama orangnya sama sekali. Deal-deal-an by email & SMS. Sekali liat performanya di mall Ciputra World. Okelah gapapa.
Trus suatu ketika lagi nungguin ibu seminar di Hotel Mercure, ada band yang main di lounge, musiknya keren banget. Suara penyanyinya juga...subhanallah kayak Bryan Adams ama Mel C. Tapi karena teringat udah deal ama Component, aku ga nanya-nanya ke mereka deh perihal ngisi entertainment di wedding.. Tapi kok ya kepikiran mulu ama band tersebut.

4. Undangan Ngunduh Mantu: By Ant's
There's nothing wrong about the vendor, seriously... cuma sayangnya mereka ga mengarahkan desain yang bagus itu seperti apa. Saya + cami milih model undangan minimalis yang lucu (desainnya full color), dan kami modifikasi diganti jadi 2 warna saja... Setelah proses desain, ACC, lihat hasil cetak... hasilnya... agak aneh dan terlalu 'biasa'... Dan kalo udah ACC desain tuh ga bisa diubah-ubah lagi ya. Jadi mau ga mau harus diterima aja. Pas awalnya kita minta dibikin 2 warna aja tuh gak kepikiran bakal seperti itu jadinya.
(Tapi alhamdulillah keluarga cami menerima dengan lapang dada... huhuhu makasih yaaa pak, bu...)

dan masih banyak lah satu-dua-tiga hal yang nggak se-perfect yang diharapkan.

Namun demikian, tetek bengek printilan ini kan bukan yang utama. Gimanapun sebel & pengen nangis (eh seriusan, capeng kadang bisa sangat lebay & sweat the smallest stuff loh!), kalo inget hanimun bahwa pernikahan ini bertujuan mulia, adem deh ati :)

Yang terpenting: Semoga ijab kabul lancar, dan kehidupan pernikahan kami bahagia, aamiin...!!

Selasa, 07 Agustus 2012

Cetak Undangan Cadangan!

Karena diperkirakan undangan bakal kurang, kami mencetak tambahan undangan blanko. Undangan blanko itu apa? Ternyata ada spesialis undangan yang punya stok bermacam-macam undangan kosongan (dengan desain yang udah fix, udah ada pitanya, ga bisa ganti warna apalagi desain), dan capeng tinggal mengisi nama & keterangan undangannya aja. Kami cetak 100 biji di Evanur Card jl. Semarang, Surabaya.

Undangan Cadangan... yang pada akhirnya hampir abis juga...

Satu ampe 2 minggu jadi!
Wihiiiyyy cepet bokkk, asiiikkk!!!
Memang nggak sebagus undangan yang dicetak di Sterine. Tapi lumayanlah jadi penyelamat di waktu kepepet. "Contoh ga rapi-nya gimana?" --> bisa dilihat di gambar atas, di tengah-tengah pita ada bekas lem. Di Sterine, no way terjadi hal seperti itu. Tinta yang di Evanur pun kurang rapi ya... Balik lagi: ono rego ono rupo.

Di H-25 ini, urusan undangan masih belum kelar juga.. Siapa aja yang kudu dikirimin, siapa yang dapat undangan asli atau cadangan... Dan list permintaan undangan terus bertambah, terutama dari usaha-usaha keluarga ("Tolong undang si supplier A juga ya...", "Konsumen B lagi prospek nih, kirimin undangan yaa..." dan seterusnya). Dan stok undangan, baik yang asli maupun yang blanko, kian menipis.

Asli mumet :D hihihihi

Jumat, 27 Juli 2012

Pernik-pernik Pengajian

Satu persatu, beban perintilans mulai berkurang :)

Alhamdulillaaah baju yang kubeli dari Aifa Suitcase sudah sampai. Mbak Aifa ini baaaiiikkk banget. Dulu waktu jaman awal-awal ngeblog, she's my inspiration. Fashion blog-nya kereeen. Sekarang blog-nya lagi ditutup & mbak Ifa lagi fokus di Aifa Suitcase-nya. Kemarin pas ke event Sisterhood di FX, liat ada booth Aifa Suitcase jadi inget mbak Ifa deh. Dan terinspirasi buat beli bajunya, as my pengajian's dress. Alhamdulillah diberi bonus shawl + bros cantik & ucapan doa pernikahan. Makasih mbak Aifaaaa ^o^

Dress yang kupesan ini mau kupake sebagai baju pengajiaaan. Sebelumnya, mungkin bakal kutambahi manik-manik dulu.. Berhubung ibundaku menjahit baju pengajiannya pake brokat-brokat... Takutnya eike kalah gonjreng deh bok yeee... Ibuku yang jadi manten donk :p Jadi dress ini mau kutambahi manik-manik duluwww...


Laluuu, the next printilan is: buku pengajian. Sebelumnya, bingung deh mau cetak dimana. Secara di pasaran kan yang banyak = buku yasinan. Telpon-telpon percetakan, mereka belum pernah bikin buku pengajian (kalo mau cetak di Sterine mahal deh kayaknya). Mau fotokopi + jilid-jilid sendiri, takutnya ga rapih fotokopiannya. Eeeh dapat info cetak buku pengajian di Pasar Blauran Surabaya (seberangnya BG Junction). Meluncur ke sana deh. 


Ternyata di dalam pasar Blauran nyaris putus harapan! Adanya buku Yaasiin >,< Untunglah detik-detik terakhir nemu toko yang melayani buku pengajian--asalkan sama persisss dengan yang pernah dia buat. Jadi, ceritanya si toko ini pernah melayani pesanan seorang gadis bernama Tantri. Trus si toko bikin bukunya 3 bulan-an karena susah: huruf Arab-nya ngetik sendiri. Pas nyetak ada sisa 200 pcs. Nahhhh aku bakal memanfaatkan sisa buku mbak Tantri itu, tapi covernya kubikin sendiri! Dan tentunya nama-nama di dalam buku bakal diganti pake namaku duonks.


Harga per buku pengajian versi toko tersebut: Cover karton + hotprint emas, cover dalam ada foto full color, isi ada border hijau. Rp 15.000.
Versiku: cover dari aku sendiri, no photo, isi sama kayak punya Tantri. Rp 13.000.
Daku cukup nyetak 50 eksemplar sajah. Moga-moga sebelum Lebaran udah jadi. Aamiin.


Ini covernya ngedesain sendiri (pakai gambar bunga dari Sterine Offset), cetak di digital printing
Oke, jadi sedikit banyak, udah ketauan ya kalo tema nikahan eijke berbau-bau bunga hortensia :) Rencananya tuh bunga bakal muncul di (hampir) seluruh elemen desain, yaaayy!!!

One month to go, Yak. Bismillah :)

Kamis, 26 Juli 2012

Undangan Surabaya Udah Jadi!

Alhamdulillah Ya Allaaah, tanggal 25 ditelpon Sterine Offset dan dikabari kalo sebagian undangan udah bisa diambil. Bahkan kalo mau nunggu sorean, SELURUH undangan sudah selesai!

Hal ini bener-bener di luar ekspektasi karena sampe minggu lalu, Sterine masih nelpon-nelpon minta ACC ini itu (karena ini undangan desain baru, bu Robbi--owner Sterine--jadi perfeksionis pengen semua-muanya sempurna. Oke yang bridezilla bukan aku ya, tapi percetakannya :p)

Ibu dan akyu sempet panik, kenapa udah akhir Juli gini, si percetakan masih nanya ini nanya itu. Kalo warnanya diganti gini gimana, kalo ditambahi border bunga mau apa gak, kalo font-nya diganti warna gimana. Hal-hal macam itulah.
Sebenernya Sterine menyanggupi awal Agustus undangannya jadi. Tapi you-know-lah kurir menjelang Lebaran itu kecepatan kirimnya kayak siput balapan lari. Jadi kami memohon supaya akhir Juli selesai. Minimal tanggal 25 udah bisa diambil sebagian buat pengiriman ke luar kota. Sterine menjanjikan 200 buah bisa diambil tanggal 25 Juli. Makanya ketika tanggal 25 dikabari semua udah jadi, surprise banget donk yaaaa...

Tapi eh tapi selembar undangan sisipan "Akad Nikah" lupa dicetak! Namun hal itu bukan masalah besar, karena Sterine janji besoknya udah jadi semua selipan-nya (yang mana hari ini semua sisipan sudah kuambil).

Take a look at this beauuutiful undangan :')
Ibu, ketika kutunjukin undangannya, terperangah, "Ya ampuuuunnn... ini mah proyeknya bu Robbi, bukan proyek kita... Kebagusan & kegedeaaan..."

Dan sekarang yang jadi pe-er adalah, label-label belum di-print! Bahkan nama-namanya belum fix. Bagi yang merasa teman saya, jangan banyak berharap dulu yaaa bakalan nerima undangan yang model ini. Mungkin kalian dapatnya model BBM / model FB wkwkwkw karena persediaan undangan yang terbatas sementara list undangannya ibu bapak + pelanggan Sonokembang ada bermeter-meter... Bahkan kalo kuitung-itung dari list terbaru, aku cuma dapat 12 undangan (ohhh tidaaakkk)...

Tumpukan pembawa kebahagiaan-dan-stres-at-the-same-time: teronggok di pojokan ruang tamu. Pesan bu Robbi: Jangan ditumpuk! Nanti penyot undangannya!

Itu kardus-kardus isinya undangan semua! Kebayang nggak sih gimana ngirimnya...

Review Sterine Offset:
So far this is the best vendor undangan di Surabaya. Secara desain, okelah mungkin Vinas lebih modern & anak muda banget. Tapi urusan kerapian, ga ada yang ngalahin si Sterine ini. Ada harga ada rupa.
Trus capeng kudu rajin-rajin juga nelpon Sterine buat tau perkembangan undangannya. Siap-siap kalo banyak kemauan & kudu bikin model baru, kudu bolak balik ke Sterine buat ACC, dan prosesnya bisa panjaaang sekali. Tapi dijamin puas lah.

Senin, 25 Juni 2012

The Most Rempong Thing: Kain Seragam

Tentang kain seragam bude-bude, speupu dll, dulu udah pernah dibahas dikit sih di sini. Tapi postingan ini kutulis khusus untuk mengabadikan kerempongan yang sempat bikin sutres, yakni urusan seragam, dikarenakan:

  • Jenis kain yang amat banyak. Penyebab? Karena terlalu banyak pergi ke toko kain dari Surabaya (Alta Moda, JMP & Pasar Atum), Bandung (Gani Arta), sampe Jakarta (Pasar Baru, ITC, sampe Mayestik), daan di setiap tempat tersebut ada kain yang dibeli. Entah untuk contoh 1 piece, untuk sodara 6 piece, untuk kelompok anu 5 piece, untuk keluarga anu 6 piece, untuk bude anu 6 piece. hingga 11 piece untuk bude2 jauh. (dan masih banyak lagi)
  • Dari semua jenis tersebut, masing2 harus dicarikan kain vuringnya. Dan pastinya, beda jenis brokat beda vuring donk. Ow ow...
  • Dari kain vuring yang udah terbeli, ada banyak yang ternyata nggak disetujui ibuk. Ganti kain deh, alias beli vuring lagi x___x
  • Tiap kelompok kudu dibikinin gambar desain kebaya-nya, dan diberi surat pengantar.
  • Ketika belum dibagi (waktu masih pencarian vuring), itu kain-kain menggunung di kamar. Sumpek polll =_=
Hihihiiii alhamdulillah proses tersebut udah BERAKHIR!!! Ya Alloh semoga itu kain2 kejahit dengan baik semuanya,, semoga vuring yang menurut ibu masih kurang cocok--tapi terlanjur dikirim-- nanti hasilnya bagus kalo udah dijahit... Semoga para sanak saudara dan tante dan bude dan eyang semuanya cantik-cantik ketika pake brokat-brokat yang udah dibelikan. Aamiin...

Kainku & kain para ibu. Hunting-nya gilaaa capek deh...

Clockwise mulai kiri atas: kain baju akad ibu, kain sepupu dewasa, kain eyang putri, aneka kain setelah dipacking plastik.

A few kebaya designs. Nggambar sendiri lohhh...

Surat pengantar, contoh model kebaya, dan kain. Siap dikirim!

Anyway masih ada lebih dari 5 jenis kain lagi yang nggak sempat kufoto dulu sebelum dikirim. Jadi, gambar2 di atas baru sebagian aja dari seluruh keruwetan seragam-acara-pernikahan. Kainnya sangat beraneka ragam warnanyahhh...

Jangan ditiru ya, para pembaca yang budiman. Tapi kalo mau ditiru gapapa juga sih :p

Can you guess the wedding's color theme? :)

Senin, 21 Mei 2012

Undangan Gimana Kabar?

Barusan eyke + ibunda tercintah pergi ke Sterine lagi, gara2 sampe sekarang belom ada contoh ACC (karena permintaan yang terlalu kompleks). Kepikiran ganti model yang nggak neko-neko, yang udah pernah dibuat (jadi tinggal ganti nama aja huhuhu) biar cepet jadi & tenang nang nang...
Tapi trus bu Robbi, pemilik Sterine offset, meyakinkan kami kalo kami ga perlu pusing. "Yang pusing cukup kita aja mbak, mbak tenang aja.. Kami 'kan dibayar buat pusing-pusing. Pokoknya nanti punya mbak saya buatkan yang bagussss..."
Tenanglah hatiku & ibu. Apalagi udah kenal baik ama bu Robbi. Tapi kok tadi anggarannya jadi naik ya??? (bener2 ga kuat dirayu marketing >> "Kalo anggaran dinaikin, kualitas kertas bisa lebih bagus bu..")

Mari kita say good bye ke desain2 undangan impian macam ini:

Huhuuuu lucuk bgt itu undangan. Tapi apa daya, mau nggambar rasanya gak mood melulu. Gak pede bisa nggambar sebagus itu >,<
Jadi ya undangan nanti gimana? Belum tau juga, wong desainnya baru aja ganti :D
Yang jelas sesuai pakem undangan lah: tidak boleh keliatan sepele/terlalu anak muda, apalagi yg diundang banyak orang tua2

Minggu, 20 Mei 2012

Curcol Lagi

Ya Alloh, sejak terakhir posting, baru dikit bok progressnya *nangis di pojokan*

Progress:
Kain brokat resepsi udah masuk ke penjahit.
Foto-video insyaAlloh pake Gala Humanoid.
Udah tanya2 ke kelurahan ttg syarat dokumen nikah
Udah nyurus si calon suami yang terhormat buat ngurus dokumen nikah dia
Udah bikin pasfoto yang nggak mirip aku (ternyata ama si studio foto-nya, muke eyke yg manis jerawatan di-retouch jadi kinclong. Siapa gadis di foto itu?? Bukan aku!! Balikin jerawatkuuu!!)
muka asli: kucel... Yang dicetakin: kinclong =__=

Hmmm..
Cuma itu progress-nya? Kemana aja jeng???
Terlalu banyak survey & mikir2, tapi ga ada eksekusi huhuhuu

Undangan?
Undangan belum ada prototype dari vendor untuk di-ACC. Masih proses ngedisein. Ini PELAJARAN!! Mending main aman dgn pake desain undangan yang udah ada di vendormu... Daripada pengen pake desain baru tapi mereka jadi lama kerjanya. Yah walopun eyke udah ngebikinin desain versi fotosyop, mereka tetep harus ngerombak karena format & desainku belom sesuai ama pakem undangan.
*kemampuan desain pas-pasan*

Trus yang aku cemas nih kainnya ibu & ibu mertua.
Brokat buat akad punya ibu mertua, masih ada di sini a.k.a SURABAYA. Padahal kan ibu mertua udah mau njahit di Jakarta. Kain bustiernya masih "mau dicariin" ama bu desainer a.k.a mbak Elok Dola'ap... huhuuuu mbaknya janjiin Minggu hari ini cari kain... Ternyata belum dibeliin..
*kapan aku ngirim ke Jakarta-nya??*

Tik tok tik tok... banyak banget yang kurang..

Apa sih yang bikin lama? Jawabannya adalah keragu2anku dlm bertindak, karena selera ibunda tercintaku amat sangat tinggi. Ya beliau kan udah puluhan taun hidup di dunia wedding, sering liat nikahan, kurang-kurangnya ada di mana. Yang 'ndesit' (norak) kayak gimana. Yang baiknya ada di nikahan kayak gimana. Dan kalo aku pilih2 apa2 sendiri, suka takut aja ntar malah ga kepake karena ga sesuai ama keinginan ibuk (saya sih nurut aja ya apa kata ibu... kan nikahnya dibayarin anak berbakti).

Besok rencanamu ngapain? InsyaAlloh mau ke tailor nyerahkan kain beskap si calon suami (APPAHH??? KAIN BESKAP BELOM DIKASIH KE PENJAHIT??), trus ke vendor undangan... mau minta ganti model aja kalo bisa. Model yg udah pernah dicetak (YEAH setelah sebulan kamu biarkan mereka nge-disein trus kamu mo minta ganti disein Yak?). Ha, let's see tomorrow lah.

Kudu nanya juga, alamatnya sekretaris RT ada di mana. Pasalnya, buat ngurus dokumen nikah, aye kudu ke: Sekretaris RT (minta ketikin surat rekomendasi), trus ke pak RT (minta TTD surat rekomendasi), trus ke RW, trus ke kelurahan + bikin surat keterangan N1 - N4, trus denger2 sih setelah itu harus ke RT & RW lagi... Baru ke KUA.

Siapa sih yang bikin birokrasi seperti itu? Gemes banget yah ihihihii sampe pengen nguyel2...

Gile ya ternyata ribet bener ngurus nikahan. Trus ternyata udah kurang 2 bulanan aja... (Ramadhan ga dihitung, coz karyawannya vendor2 bakalan libur Lebaran kan)

Hiihihiiii bismillah!! Ya Allah lancarkanlaaah... aamiin