Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 November 2012

{Flashback} Resepsi Karyawan 03.09.12

Assalamu'alaikuum..
Jadiiii, 1 hari setelah resepsi, ada resepsi "mini" (yang nggak mini-mini amat juga sih) diadakan di gedung BK3S Surabaya... Resepsi ini khusus untuk karyawan Sonokembang Catering yang kemarinnya (Minggu 2 Sept) nggak bisa ikut merayakan syukuran, karena Minggu = hari sibuk orang katering.

Jam 6 selesai didandanin, kami udah siap semua, mau berangkat ke gedung.
"Kita naik apa ya ke gedungnya?" Whoiyaaaa pak supir juga jadi tamu pesta loooohhh ;) Akhirnya Bapak yang nyetir, mengangkut aku+suami+ibu. Di mobil udah heboh aja ketawa cekikikan (kontras sekali dengan suasana mobil manten hari kemarin sebelum akad - sunyi senyapppp)

Bajuku pakai baju potong tumpeng, sementara ibu-ibu pakai baju acara akad.

Dekorasi yang dipakai sama dengan dekorasi kemarinnya (02.09.12). Photobooth studio, background-nya pun sama, pakai wall frame yang kemarin. Pelaminan pakai pelaminan akad.

Acaranya cukup nyantai... Karaokeannya orang Sonokembang, dan beberapa jejogetan unyu...


Unyu banget kan =___= beginilah kalo koki-koki setres kebanyakan lihat daging ayam *errr...

Sempat berdansa dengan eyangkung-nya suamiku :')

And here's our photobooth shoot! Smile!

Sebetulnya, ada hal yang sedih belum kuceritakan di sini... Ingat postingan tentang hectic-nya persiapan menjelang "ngunduh mantu"? Alhamdulillah acaranya lancar... Namun beberapa hari setelah itu, eyang kakung dari suamiku, yang dirawat di RS, akhirnya menghembuskan napas terakhir. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'uun.. Jadi, foto dansa di atas adalah foto terakhirku bersama eyang kakung... Semoga eyang tenang di alam sana ya eyang... :') takkan terlupa semua kebaikan eyang, semua dukungan eyang sampai kini Tia & Adit sudah menikah...

Senin, 12 November 2012

{Flashback} Resepsi 02.09.12

Alhamdulillah! Setelah 2 bulan lebihhh, akhirnya tibalah saat mem-posting foto-foto resepsi (aslinya sih males aja, milih beberapa foto dari RIBUAN foto, untuk diposting di sini & di fesbuk).
Tapi yaaa karena beban moral #halah saya kuatkan jiwa dan raga untuk bikin postingan ini.

Just enjoy the wedding pics! ;)

This is what our venue looked like :)

Manten dataaaang...


 One of the happiest moment: melihat sahabat kuliah menyambut di dalam ;D

  


Para tamu menikmati hidangan dari Sonokembang Catering Surabaya...

Hijabee Surabaya friends...

Sudut cemil-cemil... This was our version of dessert table :D Makasih yaaa sepupu-sepupuku yang ikut bantu mewujudkan...

Hand bouquet throwing... Yang dapat bunganya, dapat voucher Sogo. Pelemparan pertama = kacauuuu, ada 3 orang rebutan sampe cakar-cakaran. Akhirnya pelemparan bunganya diulang deh :P

Ini dia pemenang sesungguhnya.

Congrats Adhit! Pas banget, saya+suami emang lagi ngutang duit sejumlah voucher tersebut (ngutang tiket pesawat backpacking taon depan :D huahahaha) Rejekimu yaaaa....

Alhamdulillah, acaranya lancar yaaaa... Ada beberapa hal yang mengganggu sih, misalnya model jilbabku yang aneh. Pas ganti jilbab dari akad ke resepsi udah injury time, dan bu Jetty-nya udah keliatan panik, aku pun diem aja ga protes sedikitpun dikasih kristal-kristal segitu banyaknya. Baju resepsi pun kegedeaaan gara-gara kekecilan lalu dibesarin tanpa fitting lagi (karena injury time juga, H-2 sebelum nikahan). But above all: ALHAMDULILLAAAH SUDAH SAHHHH :D

Selamat berbahagia kepada semua pasangan di luar sana, yang juga sudah melangsungkan pernikahan :)

Regards,
Tia & Adit

Lalu apa kabarnya blog ini? Tamat kah?
Masih ada foto-foto 2 resepsi lagi kok, tenang aja.. Plus, cerita tentang backpacking-honeymoon (emmm, mending diposting di sini atau di tealovecoffee aja yahhh)

Vendors:
Rias & Busana: Griya Manglingi (Sonokembang) | Dekorasi: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Wedding Organizer: Sonokembang Enterprise | Catering: Sonokembang Catering
Kebaya Tia & Ibu: Elok Dola'ap | Kebaya ibu mertua: Myrna Myura (Jakarta)
Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid

Rabu, 17 Oktober 2012

{Flashback} Akad Nikah 02.09.12

Assalamu'alaikum wr.wb, pembaca yang budiman. Akhirnya sampailah kita pada inti dari semua permasalahan per-bridezilla-an yang terjadi berbulan-bulan terakhir: Akad Nikah. Dimana yang haram menjadi halal, dimana sunnah siap dipenuhi, dimana tanggungjawab atas diriku berpindah tangan dari Bapak ke Suami.
Pukul 4 pagi, perias datang, aku sholat subuh dulu. Ada beberapa hal remeh temeh seperti cat kuku yang terlanjur dipakai di 2 jari ternyata menggumpal & nggak ada acetone, jadi dihapus dengan cara menggosoknya (yang tentunya bersisa jelek di kuku). Tapi sudahlah itu nggak penting banget, dibandingkan karunia Allah swt atas kelancaran hari itu :')

Here's the bride... dengan senyumnya yang paling manis. Alhamdulillah aura mantennya keluar yaaa, ga ada bekas-bekas muka stres ;)


Dari hotel, keluarga kami (CPW) berangkat ke gedung duluan. Dan sampe gedung akika menganga saking terharu & takjub... Dekornyaaaa beyond my expectation!! Dekor akad tercantik yang pernah kulihat huhuhuhuu... Makasih yaaa tim dekor....
Lobby Graha Samudera Bumimoro Surabaya - disulap!
Belakangan, sampe malam setelah kawinan, dekorasi ini selalu terngiang-ngiang di kepala... bikin ga bisa tidur! Jatuh cinta ama suasananya!

Rombongan CPP pun datang ke gedung, dengan iringan rebana. Ada adegan "pasrah tinampi" ala adat Jawa (keluarga CPP menyerahkan puteranya untuk menikah), ceramah agama oleh Bpk. Prof. Abdullah Shahab (isi ceramahnya bagus banget, bener-bener ngingatkan tanggungjawab suami dan juga istri. Seimbang, nggak berat sebelah - dunia akhirat). Lalu dimulailah prosesi ijab kabul yang sakral itu. Aku duduk di kursi bersama ibu & ibu mertua. Tissue sudah siaaap! Srooot!



Alhamdulillah, SAH!






Setelah bersendu-sendu sungkeman, ada Bubak Kawah: adekku nggotong aneka peralatan rumah tangga, yang langsung jadi rebutan ibu-ibu (yang pengen anaknya segera nyusul nikah). Ngakak semua!

Dan tamu pun bersalam-salaman dengan pengantin + keluarganya.

�Barakallahu laka wa baraka �alaik, wa jama�a bainakuma fi khair�
Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik ketika senang mahupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan�
(HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibn Majjah)


Vendors:
Rias & Busana: Griya Manglingi (Sonokembang) | Dekorasi: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Wedding Organizer: Sonokembang Enterprise
Kebaya Tia & Ibu: Elok Dola'ap | Kebaya ibu mertua: Ibu Yetty (Jakarta)
Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid


{Flashback} Seserahan & Potong Tumpeng 01.09.12

Mood ngeblog hampir ilang :D Ya nikahannya udah sebulan yang lalu sih... Tapi untuk memenuhi permintaan para fans kelengkapan dokumentasi, insyaAllah blog ini bakal tuntas sampe resepsi yang ketiga, atau mungkin bakal diterusin dengan cerita-cerita seputar rumah tangga, dan mungkin kelak berubah jadi blog yang bahas anak (wow what a life ;D)

Jadi sebetulnya, sebelum siraman, keluarga pihak CPP datang membawa srah-srahan. Kok aneh ada srah-srahan sebelum siraman? Soalnya seserahan itu belum dilakukan ketika lamaran. Dan kami juga gak ngadain midodareni (kalo ritualnya lengkap, bosen juga kali keluarga yang datang bolak-balik ke rumah, dandan, ganti baju... ketemunya ama orang itu lagi itu lagi). Jadi ya daripada ga dapat seserahan, diatur deh timing-nya seperti itu.

Tante-tante keluarga CPP membawa seserahan buat akuuuu!!
(..yang sebetulnya kubeli sendiri, bungkus & hias sendiri; ditaruh di mobil keluarga, jadi keluarga CPP tinggal ngambil beberapa detik sebelum sampe rumah. Praktis cyin! Ibu mertua bahkan ga tau bentukannya seserahanku seperti apa)

Bapak ibu dan keluarga CPW menyambut kedatangan seserahan keluarga CPP. Terjadilah adegan perkenalan, seperti jaman lamaran. Tapi tentunya si CPP + bapak ibunya ga ikut yaaa... Apa sih istilahnya,, pingitan?? *ngawur*

Lalu, siramaaaan! Keluarga CPP juga lihat aku disiram-siram.

Setelah siraman ada acara Dodol Dawet. Berhubung ada keluarga CPP, mereka juga diberi dawet oleh bapak ibu :D

Sementara itu, saya digantikan baju. Seperti sudah diceritakan di Flashback Siraman, karena makeup saya dipertahankan, maka proses ganti baju bisa lebih cepat.

CPW sudah berganti baju, dan digandeng bapak ibu ke area Potong Tumpeng. Itu kebayanya bikin di Butik Kebaya Laksmi. Biaya jahitnya menurutku cukup hemat, untuk brokat perancis + aplikasi bordir & payet. Di artikel selanjutnya, kamu bakalan lihat kebaya ini terpakai lagi di salah satu prosesi kawinan hehehehh

Disuapin bapak ibu. Terakhir kali disuapin, hmmm.... umur 4 taun mungkin??

And, finally, foto bersama barang seserahan di kamar pengantin.
Mana pengantinnya???
Malu ah :p Biar foto kamarnya aja yaaaaa... Wallpaper, bedcover sarung bantal, itu ibuku yang nyariin & nyiapin. Super banget deh.

Vendors:
Rias: Griya Manglingi (Sonokembang) | Bunga dekor kamar: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Kebaya Tia: Butik kebaya Laksmi | Kebaya ibu: Kebaya Kunthi 
Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid


Senin, 01 Oktober 2012

{Flashback} Siraman 01.09.12

Sehabis pengajian, kerudung langsung dirombak sebagian (tetap pakai kerudung dasar putih) dan ganti baju. Untung manset udah terpasang dari sebelum pengajian, jadi ga ada drama makeup kehapus karena ribet ganti baju.

Halaman belakang rumah udah disulap jadi lorong tenda tempat mandinya putri raja :D

"Kalo nangis jangan banter-banter ya Yak, biar makeup-nya gak kehapus..." kata mbak Ira, periasku. Trus aku diajarin cara hapus airmata: cukup tutulkan tisu di sudut dalam/luar mata, jangan diucek/diusap #penting.

 Bapak ibu udah siap di tempat sungkeman.

That face... My parent's face... who has raised & loved me for more than 20 years... And soon I will leave them... Yang awalnya aku bertekad mau senyam-senyum aja, gimana ga pengen nangis lihat wajah harunya bapak-ibu?

Dari kamar rias, jalan menuju tempat sungkeman digandeng adekku. Huks... Aku juga bakal ninggalin kamu di rumah sendirian yaaa T___T (meski sudah dewasa, entah kenapa ya, my little brother will always be my little brother, selalu kuanggap masih keciiil aja :') take care di rumah & di kampus yaaa)


Duduk berlutut di depan bapak, ibu, & eyang putri. Diberikan teks "Atur Sungkem Calon Pengantin Putri". Meskipun teks-ya udah diaturin (dan bukan merangkai kata sendiri), tetep aja harunya merasuk hatiiii... Hukss huks... Nangis dahhhhh...


"... belum sempat membalas kebaikan Bapak Ibu, ananda malah akan pergi untuk memasuki hidup baru bersama Mas W... A... S... P..."



Dan sampai di situ saja nangis-nangisnya :') Dilanjutkan foto bersama di tempat sungkem (muka masih sembab hahaha), lalu akyu digiring menujuuu tempat basah-basahaaan...!!

Alhamdulillah air anget :p

Perias & MC mewanti-wanti eyang-eyang/bude-bude yang nyirami, "Jangan siram muka ya... Pundak, tangan, kaki boleh... Muka jangan.." Maksudnya supaya riasan gak luntur gituuuu :)) Karena masih ada acara potong tumpeng yang timingnya meffets...

Byuuurrr... Seger'eeee...

Tanpa wudhu dari kendi, itu kendi langsung dipecahin aja :)) (lagian kalo pake wudhu, makeupnya luntur donk jeung). Eh sebenernya makeup agak rusak gegara ada Bude yang nyium pipiku penuh semangat, sampe ada cap bibir merah di pipi =__='

"Niat ingsun ora mecah kendi nanging mecah pamore anakku wadon.." Byarrrr...

Siraman, done!! Alhamdulillaah...

Vendors:
Rias & busana CPP: Griya Manglingi (Sonokembang) | Dekor: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Kebaya ibu: Kebaya Kunthi | Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid

Jumat, 24 Agustus 2012

Contact Lens

Bu perias kepada CPW: "Mbak, nanti pas hari-H pakai contact lens ya, biar matanya makin 'bersinar'..."

Beberapa hari kemudian CPW yang lugu pergi ke optik. Tanya-tanya contact lens warna-warni.
Diajarin cara pasang contact lens sama mbak-mbak optik (yang ternyata ribet juga yah).
Beli sepasang warna abu-abu, lensa normal. Padahal matanya CPW silindris. Jadi ga guna juga tuh lensa, cuma buat kosmetik doank.

Menghabiskan 30 menit di rumah coba-coba pasang contact lens. Dan 15 menit horor melepas contact lens ("Walah gimana nih ga bisa dicopooottt!!!" --> akhirnya copot juga)

Hari ini, CPW percobaan pake contact lens ke kantor.

Ibu: "Seperti habis nangis Yak. Kalo mata sipit ga cocok kayaknya..."
Mbak Eny: "Wah mbak Tia pake contact lens ya mbak? Bagus mbak, beda."
Bapak: "Matamu kok aneh ya? Kenapa ya?"
Mbak Nora: "Mbak Tia sakit ta mbak?"

.....
Contact lens tampak lumayan setelah mata dibelo'-belo-in

That puffy eyebags come when CPW feels not well. Tampaknya gejala flu =__="

Minggu, 12 Agustus 2012

Siraman Pengantin Muslim

Hihihiii judulnya enggak banget yaaa. Kayak judul artikel menye menye...

Jadiiiii, dari hasil perdebatan rapat keluarga beberapa bulan lalu, diputuskan bahwa eijke pake siraman. Alasan paling utama adalah: "Supaya banyak dokumentasinya, Yak! Nanti nyesel loh kawinan sekali seumur idup, fotonya cuma dikit.." --> yasudahlah oke saya terima

Nahhh siraman itu kan identik ama prosesi-prosesi yang, errr, rada syirik sih.. (No offense yaaa buat yang memegang adat Jawa). Contohnya:

  1. Air siraman diambil dari tujuh sumber mata air. Di kawinan ala Jawa-nya kalangan tertentu, mereka bahkan rela ngambil air di 7 tanahnya sunan/wali. Duileeeh repot bener yakkk. Nah, di siraman-ku nanti, ga pake begini-begini lah. Paling juga pake air keran + air anget + air Aquase :p
  2. Wudhu pake air dari kendi --> ibuku sendiri yang menolak keras wudhu ini. Ngapain sih wudhu pake air yang dipercaya begini begini begitu begitu. Syirik.
  3. Air siraman bekas CPW dibawa ke CPP untuk siraman CPP. Aih gak praktis. Pake air sendiri-sendiri aja lah yauww..
  4. Potong rambut CPW trus ditanam di halaman rumah. Bayanginnya aja udah horor.
  5. dan masih banyak lagi
Jadi, siraman keluargaku ini ibaratnya cuma penggembira suasana aja. Adegan-adegan yang lucu bakal dipake. Lucu banget tuh ngguyur manten, lihat deh foto siramannya orang-orang, ekspresi mukanya kesian. Harusnya para sesepuh itu ngguyurnya jangan sepenuh hati, jangan kena mukanya CPW.. kan sayang itu muka udah dirias kok diguyur *cry*

Nah gimana dengan siraman CPP? Baruuuu minggu kemarin fix bahwa CPP pun mengadakan siraman, 3 hari sebelum siramanku :p (waktu mr. W masih di Jakarta)
Aslinya mr. W juga ga mau siraman sih, karena menurut dia bakal nambah-nambahin pengeluaran + nambah keribetan. Tapi apa daya, tentunya keluarga juga punya andil dalam memutuskan adat-adat yang dipakai.

Contoh rias & busana siraman: kain jumputan & ronce melati. Emmm aku pengennya pake jumputan ijo aja deh, biar matching gituuu sama warna manset + melatinya...
(gambar diambil dari sini)

Nah berhubung ga ada malam Midodareni, nantinya seserahanku akan diberikan sehabis Siraman. yeaayyy!!! Emang agak nyeleneh sih, tapi gapapa kan? Daripada ga dapat seserahan :P