Tampilkan postingan dengan label rias. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rias. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 November 2012

{Flashback} Resepsi 02.09.12

Alhamdulillah! Setelah 2 bulan lebihhh, akhirnya tibalah saat mem-posting foto-foto resepsi (aslinya sih males aja, milih beberapa foto dari RIBUAN foto, untuk diposting di sini & di fesbuk).
Tapi yaaa karena beban moral #halah saya kuatkan jiwa dan raga untuk bikin postingan ini.

Just enjoy the wedding pics! ;)

This is what our venue looked like :)

Manten dataaaang...


 One of the happiest moment: melihat sahabat kuliah menyambut di dalam ;D

  


Para tamu menikmati hidangan dari Sonokembang Catering Surabaya...

Hijabee Surabaya friends...

Sudut cemil-cemil... This was our version of dessert table :D Makasih yaaa sepupu-sepupuku yang ikut bantu mewujudkan...

Hand bouquet throwing... Yang dapat bunganya, dapat voucher Sogo. Pelemparan pertama = kacauuuu, ada 3 orang rebutan sampe cakar-cakaran. Akhirnya pelemparan bunganya diulang deh :P

Ini dia pemenang sesungguhnya.

Congrats Adhit! Pas banget, saya+suami emang lagi ngutang duit sejumlah voucher tersebut (ngutang tiket pesawat backpacking taon depan :D huahahaha) Rejekimu yaaaa....

Alhamdulillah, acaranya lancar yaaaa... Ada beberapa hal yang mengganggu sih, misalnya model jilbabku yang aneh. Pas ganti jilbab dari akad ke resepsi udah injury time, dan bu Jetty-nya udah keliatan panik, aku pun diem aja ga protes sedikitpun dikasih kristal-kristal segitu banyaknya. Baju resepsi pun kegedeaaan gara-gara kekecilan lalu dibesarin tanpa fitting lagi (karena injury time juga, H-2 sebelum nikahan). But above all: ALHAMDULILLAAAH SUDAH SAHHHH :D

Selamat berbahagia kepada semua pasangan di luar sana, yang juga sudah melangsungkan pernikahan :)

Regards,
Tia & Adit

Lalu apa kabarnya blog ini? Tamat kah?
Masih ada foto-foto 2 resepsi lagi kok, tenang aja.. Plus, cerita tentang backpacking-honeymoon (emmm, mending diposting di sini atau di tealovecoffee aja yahhh)

Vendors:
Rias & Busana: Griya Manglingi (Sonokembang) | Dekorasi: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Wedding Organizer: Sonokembang Enterprise | Catering: Sonokembang Catering
Kebaya Tia & Ibu: Elok Dola'ap | Kebaya ibu mertua: Myrna Myura (Jakarta)
Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid

Rabu, 17 Oktober 2012

{Flashback} Akad Nikah 02.09.12

Assalamu'alaikum wr.wb, pembaca yang budiman. Akhirnya sampailah kita pada inti dari semua permasalahan per-bridezilla-an yang terjadi berbulan-bulan terakhir: Akad Nikah. Dimana yang haram menjadi halal, dimana sunnah siap dipenuhi, dimana tanggungjawab atas diriku berpindah tangan dari Bapak ke Suami.
Pukul 4 pagi, perias datang, aku sholat subuh dulu. Ada beberapa hal remeh temeh seperti cat kuku yang terlanjur dipakai di 2 jari ternyata menggumpal & nggak ada acetone, jadi dihapus dengan cara menggosoknya (yang tentunya bersisa jelek di kuku). Tapi sudahlah itu nggak penting banget, dibandingkan karunia Allah swt atas kelancaran hari itu :')

Here's the bride... dengan senyumnya yang paling manis. Alhamdulillah aura mantennya keluar yaaa, ga ada bekas-bekas muka stres ;)


Dari hotel, keluarga kami (CPW) berangkat ke gedung duluan. Dan sampe gedung akika menganga saking terharu & takjub... Dekornyaaaa beyond my expectation!! Dekor akad tercantik yang pernah kulihat huhuhuhuu... Makasih yaaa tim dekor....
Lobby Graha Samudera Bumimoro Surabaya - disulap!
Belakangan, sampe malam setelah kawinan, dekorasi ini selalu terngiang-ngiang di kepala... bikin ga bisa tidur! Jatuh cinta ama suasananya!

Rombongan CPP pun datang ke gedung, dengan iringan rebana. Ada adegan "pasrah tinampi" ala adat Jawa (keluarga CPP menyerahkan puteranya untuk menikah), ceramah agama oleh Bpk. Prof. Abdullah Shahab (isi ceramahnya bagus banget, bener-bener ngingatkan tanggungjawab suami dan juga istri. Seimbang, nggak berat sebelah - dunia akhirat). Lalu dimulailah prosesi ijab kabul yang sakral itu. Aku duduk di kursi bersama ibu & ibu mertua. Tissue sudah siaaap! Srooot!



Alhamdulillah, SAH!






Setelah bersendu-sendu sungkeman, ada Bubak Kawah: adekku nggotong aneka peralatan rumah tangga, yang langsung jadi rebutan ibu-ibu (yang pengen anaknya segera nyusul nikah). Ngakak semua!

Dan tamu pun bersalam-salaman dengan pengantin + keluarganya.

�Barakallahu laka wa baraka �alaik, wa jama�a bainakuma fi khair�
Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik ketika senang mahupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan�
(HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibn Majjah)


Vendors:
Rias & Busana: Griya Manglingi (Sonokembang) | Dekorasi: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Wedding Organizer: Sonokembang Enterprise
Kebaya Tia & Ibu: Elok Dola'ap | Kebaya ibu mertua: Ibu Yetty (Jakarta)
Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid


{Flashback} Seserahan & Potong Tumpeng 01.09.12

Mood ngeblog hampir ilang :D Ya nikahannya udah sebulan yang lalu sih... Tapi untuk memenuhi permintaan para fans kelengkapan dokumentasi, insyaAllah blog ini bakal tuntas sampe resepsi yang ketiga, atau mungkin bakal diterusin dengan cerita-cerita seputar rumah tangga, dan mungkin kelak berubah jadi blog yang bahas anak (wow what a life ;D)

Jadi sebetulnya, sebelum siraman, keluarga pihak CPP datang membawa srah-srahan. Kok aneh ada srah-srahan sebelum siraman? Soalnya seserahan itu belum dilakukan ketika lamaran. Dan kami juga gak ngadain midodareni (kalo ritualnya lengkap, bosen juga kali keluarga yang datang bolak-balik ke rumah, dandan, ganti baju... ketemunya ama orang itu lagi itu lagi). Jadi ya daripada ga dapat seserahan, diatur deh timing-nya seperti itu.

Tante-tante keluarga CPP membawa seserahan buat akuuuu!!
(..yang sebetulnya kubeli sendiri, bungkus & hias sendiri; ditaruh di mobil keluarga, jadi keluarga CPP tinggal ngambil beberapa detik sebelum sampe rumah. Praktis cyin! Ibu mertua bahkan ga tau bentukannya seserahanku seperti apa)

Bapak ibu dan keluarga CPW menyambut kedatangan seserahan keluarga CPP. Terjadilah adegan perkenalan, seperti jaman lamaran. Tapi tentunya si CPP + bapak ibunya ga ikut yaaa... Apa sih istilahnya,, pingitan?? *ngawur*

Lalu, siramaaaan! Keluarga CPP juga lihat aku disiram-siram.

Setelah siraman ada acara Dodol Dawet. Berhubung ada keluarga CPP, mereka juga diberi dawet oleh bapak ibu :D

Sementara itu, saya digantikan baju. Seperti sudah diceritakan di Flashback Siraman, karena makeup saya dipertahankan, maka proses ganti baju bisa lebih cepat.

CPW sudah berganti baju, dan digandeng bapak ibu ke area Potong Tumpeng. Itu kebayanya bikin di Butik Kebaya Laksmi. Biaya jahitnya menurutku cukup hemat, untuk brokat perancis + aplikasi bordir & payet. Di artikel selanjutnya, kamu bakalan lihat kebaya ini terpakai lagi di salah satu prosesi kawinan hehehehh

Disuapin bapak ibu. Terakhir kali disuapin, hmmm.... umur 4 taun mungkin??

And, finally, foto bersama barang seserahan di kamar pengantin.
Mana pengantinnya???
Malu ah :p Biar foto kamarnya aja yaaaaa... Wallpaper, bedcover sarung bantal, itu ibuku yang nyariin & nyiapin. Super banget deh.

Vendors:
Rias: Griya Manglingi (Sonokembang) | Bunga dekor kamar: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Kebaya Tia: Butik kebaya Laksmi | Kebaya ibu: Kebaya Kunthi 
Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid


Senin, 01 Oktober 2012

{Flashback} Siraman 01.09.12

Sehabis pengajian, kerudung langsung dirombak sebagian (tetap pakai kerudung dasar putih) dan ganti baju. Untung manset udah terpasang dari sebelum pengajian, jadi ga ada drama makeup kehapus karena ribet ganti baju.

Halaman belakang rumah udah disulap jadi lorong tenda tempat mandinya putri raja :D

"Kalo nangis jangan banter-banter ya Yak, biar makeup-nya gak kehapus..." kata mbak Ira, periasku. Trus aku diajarin cara hapus airmata: cukup tutulkan tisu di sudut dalam/luar mata, jangan diucek/diusap #penting.

 Bapak ibu udah siap di tempat sungkeman.

That face... My parent's face... who has raised & loved me for more than 20 years... And soon I will leave them... Yang awalnya aku bertekad mau senyam-senyum aja, gimana ga pengen nangis lihat wajah harunya bapak-ibu?

Dari kamar rias, jalan menuju tempat sungkeman digandeng adekku. Huks... Aku juga bakal ninggalin kamu di rumah sendirian yaaa T___T (meski sudah dewasa, entah kenapa ya, my little brother will always be my little brother, selalu kuanggap masih keciiil aja :') take care di rumah & di kampus yaaa)


Duduk berlutut di depan bapak, ibu, & eyang putri. Diberikan teks "Atur Sungkem Calon Pengantin Putri". Meskipun teks-ya udah diaturin (dan bukan merangkai kata sendiri), tetep aja harunya merasuk hatiiii... Hukss huks... Nangis dahhhhh...


"... belum sempat membalas kebaikan Bapak Ibu, ananda malah akan pergi untuk memasuki hidup baru bersama Mas W... A... S... P..."



Dan sampai di situ saja nangis-nangisnya :') Dilanjutkan foto bersama di tempat sungkem (muka masih sembab hahaha), lalu akyu digiring menujuuu tempat basah-basahaaan...!!

Alhamdulillah air anget :p

Perias & MC mewanti-wanti eyang-eyang/bude-bude yang nyirami, "Jangan siram muka ya... Pundak, tangan, kaki boleh... Muka jangan.." Maksudnya supaya riasan gak luntur gituuuu :)) Karena masih ada acara potong tumpeng yang timingnya meffets...

Byuuurrr... Seger'eeee...

Tanpa wudhu dari kendi, itu kendi langsung dipecahin aja :)) (lagian kalo pake wudhu, makeupnya luntur donk jeung). Eh sebenernya makeup agak rusak gegara ada Bude yang nyium pipiku penuh semangat, sampe ada cap bibir merah di pipi =__='

"Niat ingsun ora mecah kendi nanging mecah pamore anakku wadon.." Byarrrr...

Siraman, done!! Alhamdulillaah...

Vendors:
Rias & busana CPP: Griya Manglingi (Sonokembang) | Dekor: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Kebaya ibu: Kebaya Kunthi | Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid

Minggu, 24 Juni 2012

Irna La Perle's Hijab Style

Barusan lihat DP BBM-nya Irna La Perle... Aaaaaa keren sekaliiiihhh,, aku mau aku mau aku mau hiasan kerudung seperti ituuuhhh..

*kira2 diijinkan ndak ya, pas aku manten kerudungnya kayak gitu*

*kayaknya ga diijinin deh: kurang 'heboh' untuk standar manten Suroboyo*





Tiananda Widyarini

Blog: tiananana.blogspot.com

Office: Sonokembang Holding Company

Senin, 11 Juni 2012

Lamaran, The Untold Story

Assalamu'alaikum :)
Sejauh ini bikin wedding-prep-blog, kisah lamaran malah belum diposting... Hehehe meskipun telat gapapa deh yaaa. Anyway foto-foto ini udah pernah muncul di postingan blog satunya a.k.a Tealovecoffee.

Jadi, di suatu pagi di bulan Desember, rumah jeung Tia disulap ibunda & tim-nya jadi seperti ini...
Sementara jeung T masih dipermak abis2an mukanya, rombongan si abang udah datang aja!! Untunglah proses kerudungannya lumayan cepet, terima kasih pada pencipta kerudung-ninja yang memudahkan rias jilbab :D
Tapi berhubung susunan acaranya ga dipersiapkan bener2, muncullah..
Awkward Moment #1:
"Bu, ini aku langsung keluar ato sembunyi dulu?" aku ngintip2 dari kamar. Tamu udah pada masuk rumah.
Ibu udah bingung aja mau nyambut tamu, "Hah? Ngapain sembunyi?"
*ini ceritanya aku ge-er sok mau disembunyiin, padahal ga ada yang mau nyembunyiin =__=*

Akhirnya daku langsung duduk di kursi pihak perempuan. Ndengerin pak Jihad (orang kepercayaannya bapak) bacain susunan acara.
Oke, semua udah tau kalo tujuan keluarga sang pria datang ke keluarga sang wanita adalah untuk melamar. Tapiiii hal tersebut belum lengkap tanpaaaa...
Awkward Moment #2:
"Mas Wirawan dipersilakan menyampaikan maksud kedatangannya.." sahut pak Jihad.
Dalam hatiku, "Nah loh! Kapok wkwkwkk sukurin tuh disuruh ngomong di depan umum! yes akhirnya keliatan kalo dia yang ngejar2 aku!"
*calon istri yang jahat*
Untung aja si calon manten laki gak langsung kabur dengan pengecutnya dengan jiwa besar mengucapkan kalo dia melamar sayaaaa horehoreeee ^0^
.. dan saya pun harus memberi jawaban. Pengennya sih pura2 mau mikir2 dulu, sok jual mahal gitu... Tapi karena panik ya jawab seadanya aja deh, standar, "Saya terima lamarannya.." Aaaah grogiiii...

Jadi? Pinangannya diterima? Absolutely :)

Semua bahagia, dan berdoa dengan khidmat untuk kelancaran jalan kedua calon pasangan menuju pernikahan.
Tuh bude-bude pada serius gitu yak mukanya :D
Bapak berdoa... makasih ya pak :')

Trus ada perkenalan keluarga, dan setelah itu kami dipersilakan menikmati hidangan. Udah gitu aja? Selesai acaranya? Hahahaaa enggak donk, karena adaaa...
Awkward Moment #3:
Eyang kakung nggak terima!

Bukaaan, bukan nggak terima ama lamarannya, tapi ga terima karena masih jam 10.30 udah disuruh makan.
"Saya, dan saya yakin tamu-tamu di sini pun, pasti masih belum lapar.... Kenapa kita harus buru-buru makan?"
Eyang meminta waktu untuk bercerita. Eyang kakung a.k.a eyangnya mr. W, termasuk salah satu orang yang berjasa atas terselenggaranya lamaran ini. Karena beliaulah yang dari dulu mendorong mr. W agar segera melamar saya, hehehe. Jadi eyang cerita tentang sekelumit kisah dari jaman kami masih kuliah dulu, beserta puisi doa yang ditulis sendiri ama eyangkung :') makasih ya yangkuuung...

Selepas itu, foto-fotooo!!! This two families will soon become one (aamiin)

Benernya di acara lamaran ini kami sama sekali lupa ama dokumentasi loh!! Untung aja sepupuku si Amik yang anak Teknik Lingkungan + kakaknya si Pram itu spontan jepret2in kamera di acara ini. Makasih ya Mik + Pram buat foto2nya yang ciamik :D

Baru deh kami makan-makan... Hmmmm enak banget sih tante2 makan baksonya? :D *thanks Sonokembang Catering!*
Sementara yang lain masih nyicip-nyicip aneka hidangan, daku dipanggil, dan disuruh bawa kalender. Eng ing eeeng!! Penentuan tanggal nikahan!!!!
Didapatlah range setelah Juni 2012 dan sebelum Januari 2013. Keputusannya gak tuntas saat itu juga, karena kudu ngecek-ngecek gedung & tanggal yang kateringnya sepi (yeah karena kami keluarga besar katering. Kalo pilih tanggal rame ntar ga ada yang datang donk--pada ngurusin orderan)

Para keluarga pun ikut fotofotoooo...

Trus hiburannya ada pak yang mainin electone (soriii lupa nama 'pak'nya). Calon bapak mertua, calon oom mertua, dan Yoyok sobat kuliah pun sempat ikut nyumbang lagu :D makasi yaaaa...
Kalo yang eyke & si abang pegang mik itu cuma akting kok :p

Sempat juga daku dansa ama eyangkung-nya mr.W, tapi berhubung badanku kaku-kaku ga luwes jogetnya. Kalo eyang sih jago, pan jaman penjajahan Belanda, semua anak muda bisa dansa *eh iya gak sih* *ngawur*

Trus berhubung ini lamaran super simpel, ga pake seserahan & ga pake tukar cincin, keluarga besan bawain hantaran-nya aneka kue-kueeeee *salahkan kue-kue ini yang bikin beratku naik 3 kg* *nyari kambing hitam* 


Anyway, ini dia kebaya yang daku & ibundaku pake :) Beli jadi, karena ga sempat jahit2.
Biyan's kebaya. MUA: Griya Manglingi
Pas hari-H kupikir makeup-ku aneh (ditambah lagi mata sembab karena drama pagi hari sebelum lamaran: salah jahit kain batik-nya, sampe nangis2 *ga penting deh*).
Tapi kok orang2 bilang daku manglingi yah... Hahaha *ge-er* *siapa tau cuma nyenengin calon manten aja*

Akhirnya selesai sudah acara kita :) Keluarga CPP pun pamit, mau balik ke kota masing-masing...
(1) Mom & Dad | (2) Cuplikan desain undangan lamaran, diprint di kertas concorde + dimasukin ke amplop concorde | (3) bunga hiasan meja | (4) Me & (inshaAllah) husband wanna be (aamiin)

Sehari setelah lamaran, via telpon:
"Yak, malam sebelom lamaran itu aku masih takut, bimbang & ragu2 loh.. Tau kan aku masih takut nikah.." mr. W said.
*dan malam sebelomnya, daku pun takut dan cemas kalo mr.W ga jadi datang padahal acaranya udah disiap-siapin, udah kadung dandan, dsb...* *sigh*
"Tapi pas sampe rumahmu, trus ngeliat kamu cantik banget, aku yakin. Aku mau nikah sama kamu."

*luluh*
:)

Bismillaahirrahmaanirrahiim :)
11.12.11
going to
02.09.12