Tampilkan postingan dengan label Pre Wedding. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pre Wedding. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Desember 2013

Tanya Jawab Kawinan Miss Tea

Buanyak yang ng-email karena (alhamdulillah) terbantu dengan adanya wedding blog ini. Bersyukur ada gunanya juga ya ternyata nulisin balada per-bridezilla-an pribadi. Pada tanya via email tapi ngga ada yang komen di blog, hikssss... *melas* Nah berhubung para pembaca ternyata penasaran dengan beberapa hal, yang lumayan sering saya jawab sama, saya buat FAQ-nya ya...

Suami lupa cukur kumis pas mau kawinan

Frequently Asked Question:

1. "Pricelist vendor ini itu berapa ya mbak?"
Untuk pertanyaan satu ini JUJUR saya udah nggak inget blas. Mungkin setahun lalu kalau ditanya gini saya akan berusaha 'nyelimur' karena itu berkaitan dengan budget yang tentunya personal yah... Mana tau ada yang mikir kemahalan atau kemurahan. Nah sekarang, setelah >1 tahun menikah, saya sudah benar-benar lupa harga vendornya :)))
Apalagi ada tragedi laptop rusak & data hilang semua. Yup termasuk data budget kawinan dan... foto prewedding. Iya foto prewedding ilang! Tapi untungnya saya lagi berusaha jadi minimalis, nggak terlalu terikat dengan kenangan & clutters. Jadi ilang ya ilang aja. Best memories stay in our heart forever *lho kok jadi nyelimur ke foto prewed yah*

Untuk pricelist Gala Humanoid (fotografer), detail yang kuinget hanya "nggak bisa ditawar". Jadi luangkanlah waktumu nanya ke mas Hendy-nya. Cocok ya lanjut, ga cocok ya mundur. What you see is what you get. Mau pilih pemotretan berapa hari, jumlah fotografer berapa, ada kok di pricelist-nya.
CP: Hendy Wicaksono 08155044196

Harga jahit kebaya di Mbak Elok (akad & resepsi Surabaya)
Juta-jutaan. Ngga inget. Pastinya tanya langsung ke mbak Elok yaaa. Harga kebaya akad, resepsi, panjang, pendek, pake brokat sendiri atau brokatnya dia, beli atau sewa perdana, semua beda-beda. Monggo ditanya langsung yahhh..
CP: Elok Dola'ap 081233345500

Kebaya Nungki (ijo lemon yang kupake siraman)
Hasilnya rapi, payetnya juga oke. Sekitar Juli 2012 jahit + payet + vuring sekitar Rp 850rb kalo ga salah...
CP: Nungki 081703707670, Rungkut Surabaya

EO, rias & dekorasi di Sonokembang Enterprise
Termasuk sewa penerima tamu (yang jaga buku tamu). Ini aku malah ga tau harganya sama sekali, soalnya ibuku yang urusan langsung dengan mereka. Yuk monggo ditilpun saja ^^  Nomernya menyusul.. bisa tanya ke Sonokembang catering juga sih...

Sonokembang Catering
Segala makanan & dekorasi di meja buffet + joglo
CP: 031 5621168, jl. MH Thamrin no. 1 Surabaya

Sterine Offset, undangan & souvenir berupa notes yang serasi dengan undangan
Harga & kualitas ga bohong. Bagus & rapi.
CP: 0315023439, Ngagel Jaya

Photo Booth
Nah ini mayan inget, itupun ga pasti nominalnya wkwkwkk
Harga tahun 2012, jasa tukang foto polaroid (kamera, lighting & print sepuasnya) sekitar Rp 4 - 5 juta. Nggak termasuk backdrop yah! Buat backdrop yang unyu-unyu silakan hubungi dekorator kalian.
CP: Loco-loco Photocorner (Surabaya) 08563420007
CP iconlife (Jakarta) 02156983856
Dari pengalaman photobooth di kawinan orang lain, ternyata vendor pilihan saya lumayan loh kualitasnya bagus... Dari pencahayaan & hasil cetak, oke lah :)


2. "Apa ya yang musti disiapin duluan?"
Buat aku pribadi sih:
(1) CALON SUAMI harus ada. Huehehe becanda... Maksudku TANGGAL NIKAHAN sih. Tanggal menentukan segalanya, jangan cuma "rencana awal tahun depan"... itu kurang spesifik. Udah ada tanggalnya belum? Kalo udah..

(2) Booking GEDUNG. Seriusan ini faktor yang PUENTING banget. Pasti ada gedung inceran donk dari segi lokasi & kapasitas tamu? Segera DP tanggal yang kamu mau. Kalo di kasusku, karena ortu udah sreg Bumimoro jadinya step dibalik. Bumimoro kapan kosong? Tanggal itulah eike kawin. Serius loh.

(3) Lanjutannya tinggal dipikirin Catering, Dekorasi (pelaminan & hiasan jalan menuju pelaminan & photobooth jika perlu), Kebaya, Rias, Undangan (pastikan 2 bulan sebelum acara undangan udah jadi. Maka bikinlah undangan PALING LAMBAT 5 bulan sebelum kawinan. Belum revisi-revisinya lohhh), Souvenir, Foto/Video.

(4) Poin nomer 3 sudah lengkap deh kayaknya :p Tinggal ngurusin printilan lainnya yang walau sepele tetep kudu dikerjain, seperti misalnya seragam keluarga, transportasi, penginapan keluarga jauh... Sumpah banyak loh. Segera mulai dipikirin gih.

3. "Tema / konsep nikahannya apa sih?"
Konsepnya Jawa tapi warna pastel. Nah lho... Hehehe... Jadi kita tetep memasukkan adat Jawa yang unyu-unyu seperti Bubak Kawah, dekorasi Gebyok (background ukiran kayu di pelaminan) warna putih... Nuansa warna Peach & Ijo telor asin (di undangan & souvenir). Peach untuk sebagian besar seragam, ijo telor asin untuk taplak meja catering (sengaja dibedain biar orang-orangnya ga nyatu ama taplak).

4. "Saya terinspirasi, boleh niru temanya mbak Tia?"
Monggo kalau mau ada yang ngikutin, tapi sebaiknya dimodifikasi dikit ya supaya ga terlalu pasaran hahahaaa...

5. "Suka deh konsepnya, aku sebenernya pengen begini begitu tapi ortuku maunya begono..."
Hmmmm untuk pertanyaan / curhatan yang satu ini, menurutku sih monggo dikompromikan saja dengan orangtua ya. Toh acara pernikahan ini (meskipun seolah-olah bintang utamanya adalah kamu) sebenernya acaranya orang tua. Ortu pengen dong berbangga ke keluarga, rekan & koleganya "Iki lho anakku sing paling ayu wis rabi..."
Orangtua pasti sebenernya agak sedih mau melepas anak kesayangan ke tangan lelaki pilihan (aduh maap bahasanya lebay), nah pesta resepsi itu bisa menjadi hiburan buat mereka. Toh sebagian besar undangan juga undangan ortu ^^
Tema pestaku ini juga hasil kompromi dengan ortu kok... Tadinya kan eike pengen kawinan pake gaun ala ala Irna la Perle gituuu trus trus trus private party yang ngga diam di pelaminan... Pengen membaur dengan tamu.. Trus ada pohon gedeee yang jadi wishing tree tempat tamu nggantungin harapan buat mempelai sebagai ganti buku tamu *ngayal aja deh terus*

6. "Untuk jahit kebaya butuh berapa meter kain ya?"
Tergantung brokatnya, ada brokat lebar pendek ada juga yang agak panjang. Kebaya bisa mulai dari 1.5 hingga 2.5 meter tergantung mau seberapa panjang kebayanya. Untuk baju manten kalau mau pakai ekor malah bisa sampe 5 meter butuhnya. Konsultasiin ke perancang/penjahit kebayamu yaaa :) Jenis-jenis kain brokat lihat sini.

7. "Beli ini itu dimana?"
Tassel di hiasan souvenir siraman: Beli di JMP Surabaya. Harga lupa. Di toko yang jual pita-pita & bunga hias. 1 pak isi 12 biji. Ukuran lupa, ga nyimpan.
Box seserahan: Beli di ACE hardware. Harga bervariasi a.k.a LUPA, itu lagi diskonan. Barangnya sekarang belum tentu ada, soalnya dulu aja ngumpulinnya ngejar stok sampe ke ACE hardware Royal & TP Surabaya. Ada juga box kayu yang kokoh beli di Pasar Atum. Kalo ke pasar atum tanya aja deh tempat box / hias seserahan dimana. Toko kuno kok.


Still have other questions to ask? Feel free to email me... *berasa expert di kawinan aja wkwwk* Alamat emailnya lihat di profil kanan yahhh :D

This FAQ will be updated kalo ada pertanyaan-pertanyaan rutin yang baru lagi...

Hope that helps, bridezillas out there!!

Rabu, 29 Agustus 2012

Ceritanya DIY Pre Wedding Photo

Persiapan kostum, lokasi, dan nyari fotografernya cuma 1 hari. Jadi 1 hari sebelum Mr. W datang ke Surabaya, Miss T keliling Surabaya (benernya cuma ke mall Grand City trus naik becak ke Delta Plaza sih--oh yeah, mbecak) buat cari topi vintage cowok (is it called bowler hat?) & suspender buat Mr. W, plus atasan ala vintage lengan panjang (which is hard to find) buat Miss T, karton-karton buat bikin bendera-gantung-segitiga dan keplek ospek, plus harus nemuin temanku-Alen, buat pinjam properti jaman ospek (ini buat foto ala maba, the first time W&T met, tapi akhirnya fotonya ga kepake hahaha).
Trus nggak dapat suspender pula. Baju pastel vintage juga nggak dapat, akhirnya beli cardigan item aja deh, nyontek baju prewednya Fifi Alvianto. Karena rok item udah punya, jilbabnya tinggal pake ninja + fascinator item (punya EO)

Tentang fotografer, aku dibantuin pak Jihad (orang EO yang bantu nikahanku).
"Budgetku cuma segini pak!" --> yang amat sangat nggak masuk ke harga vendor prewed berkualitas
Tapi alhamdulillah ada temennya pak Jihad yang mau motretin.

Studio? Setelah telpon My Kopi'o lalu keliling nanya-nanya kafe di Grand City dan putus asa (karena harus pesan tempat jauh hari, ga bisa H-1), serta kurang sreg dengan nuansanya House of Sampoerna (bagus sih, tapi ga cocok aja buat tema vintage), akhirnya pilihan jatuh ke Studio Adventure. Itu studio ada macam-macam background & setting foto.

Akhirnya jadi juga. Cukup soft copy saja dari fotografernya (karena jumlah yang kami bayarkan itu minim). Trus diapain tuh foto?

Berhubung:
  1. konsepnya jadi vintage-gothic (pake baju item sih =__=) --> ga cocok sama nuansa pastel di gedung
  2. sesi pemotretan waktu pake kostum lain (warna pastel), ekspresinya 'nggak banget' (aku senyum - W manyun, aku manyun - W senyum), dan si fotografer juga keliatan kurang sreg dengan foto indoor, karena kreativitas terbatas
  3. ga suka foto prewed dicetak gede-gede -- malu kali... 
  4. akhirnya tuh foto-foto cumaa buat hiasan di meja konsul & background photobooth.

Makaaaa, inilah yang dilakukan! *yippieeee*

Frame-nya sudah beli di Informa (sodaranya Ace Hardware) sekitar Rp 50.000, tadinya mau dibuat souvenir siraman, buat yang nyirami (nggak umum sih ya, makanya akhirnya buat dekor aja)

Masukin foto-foto, love quotes & gambar random, jadi deh:
ada foto-foto masa kecil juga :D


Voila it's done! :D
Tinggal nunggu keajaiban tim dekorator aja buat naruh aneka frame itu di gedung nanti.
Not forget to mention, Mbak Indah, sepupuku, bikinin aku scrapbook yang cantik-cantik dari foto-foto tersebut T___T aihhh terharu akuuuu... Makasih ya mbaaak...

So far, I love my wedding so much :*

Rabu, 22 Agustus 2012

Marriage & Health Issue

Nikahan udah minggu depan aja *time flies so faaaaast*, dan baru inget ada beberapa hal yang keteteran!!

Cek kesehatan & suntik TT!!!

Masya Alloooh...
Inilah yang kata Noveldy (marriage counselor):
"Pernikahan itu ibarat lari marathon, perjalanan panjang... Bukan sprint! Tapi kebanyakan pasangan yang mau nikah lebih sibuk nyiapin 'sprint'-nya, a.k.a Pesta Pernikahan daripada isi pernikahannya itu sendiri!"

Widiw.
Bener banget tuh. Nyiapin kebaya, nyiapin konsep dekorasi, nyiapin pernik-pernik do-it-yourself macam bolpen bulu-bulu T____T
Bagaimana mungkin aku bisa lupa tentang Tes Kesehatan??? --> padahal ini buat jangka panjang

Oke deh sejujurnya banyak banget urusan kesehatan yang keteteran, misalnya:
  1. Telat suntik vaksin HPV (anti kanker serviks), yang mana suntiknya itu 3x dalam jangka waktu 6 bulan. Akibat telat suntik, suntik terakhir baru bisa terlaksana di bulan November nanti. Dan sampai bulan November itu sebisa mungkin saya jangan hamil dulu (supaya antibodi-nya terbentuk lebih baik)
  2. Belum sempat benerin gigi lebih lanjut. Sudah operasi cabut 4 geraham impaksi. Harusnya cabut geraham depan 2 biji lagi, trus dikawat (anjuran dokter gigi) karena gigi ini menunjukkan gejala ke-tonggos-an. Kalo mau dikawat sekarang, ompong donk foto kawinanku (TIDAAAAKK!!). Risikonya ga dikawat yaaa... tonggos.
  3. Belum vaksin TT (Tetanos Toxoid). Agak kusepelekan sih. Soalnya, aslinya ada prasyarat suntik TT untuk ngurus KUA. Tapi tiba-tiba udah beres aja, penghulunya udah ada. Pas browsing-browsing juga katanya sih suntik TT jaman dulu wajib karena sterilisasi peralatan kedokteran (terutama untuk melahirkan) belum terstandarisasi. Tapi jaman sekarang kan udah steril tuh peralatan (kecuali kalo lahir di bidan yang ga tau proses sterilisasi alat-alatnya). Cuma setelah tanya-tanya ke sepupu yang udah nikah dan ke teman yang udah bergelar dokter, kayaknya penting juga nih. Suntik dimana ya??? >,<
  4. Belum tes kesehatan sebelum nikah. Contoh tes-nya ada di sini. Ya Alloh aku kok lupa banget yaaaa padahal harusnya 6 bulan lalu udah tes. Ini nikahan udah minggu depan ajaaaa... Oiya tes kesehatan ini penting, terutama buat persiapan masa depan. Seumpama (wallahualam) rhesus CPW & CPP beda, ada kemungkinan cuma bisa punya 1 anak yang sehat :( 
Kayaknya besok kudu mampir ke Prodia sebelum ke kantor. Bikin janji! Jum'at tes kesehatan yuk! Kalo perlu, sorenya langsung suntik TT.
Ah tapi suntik TT ini juga aneh sih... Ada yang bilang ga suntik juga gapapa, ada yang bilang pas hamil aja (via forum Urbanmama)

Semedi dulu ah malam ini.

Saran buat para bride-to-be: Finish what's most important for your future first. Health is important, right?

Rabu, 20 Juni 2012

Mendadak Prewed

Siang tadi bener-bener shock terapi. Fakta-fakta bahwa:
(1) Si cami hari Jumat mau ke Surabaya. Ga tau setelah itu mau ke Sby brp bulan lagi.
(2) Bu perias lagi nggak ada jadwal riasan, sehingga bisa test makeup.
(3) Hasrat pengen punya foto prewed yang unik (benernya akunya aja sih yang pengen unik. Jadi aku foto sendirian juga gapapa kok dear mr. W :p)

Tiba2 diputuskan aja, Jumat aku prewed.
Which means, lusa.
LUSA!!!

Tanpa persiapan fotografer (belom ada vendor prewed lohhh!!!), konsep, tempat, dan properti.

Mana kerjaan lagi numpuk -- lagi jadi EO nikahan orang lain nih -- yang alih2 menambah bekal untuk nyiapin nikah, malah bikin sutres karena liat checklist nikahannya org laen yg perfect sedangkan aku masih belum siap apa2 >,<

Jadi tadi dengan wajah butek abis rapat ama konsumen, daku ditawar2in aneka vendor foto ama temen2 EO. Aku maunya yang murmer! Trus browsing2 tempat prewed yang akhirnya mengerucut jadi beberapa pilihan:
1. House of Sampoerna (disaranin bpk EO). Update 21/6: Biaya photo session Rp 500.000 dibalikin dlm bentuk voucher. Sesi foto 09.00-12.00 atau 15.00-18.00.
2. My Kopi'o (cita2ku dari beberapa bulan lalu) -- tapi setelah dipikir2, agak kurang unik juga. Coba di Jakarta/Bandung, ada Nanny's Pavilion yg lucu bangettt Update 21/6: Biaya photo session (sewa tempat) My Kopi O untuk 3 jam Rp 800.000, dapat voucher makan Rp 600.000, tapiiiii minimum reservasi H-4 karena mereka harus bikin surat ijin ke mall. CORET! Aku H-1 nih!!!
3. Foto studio begron putih aja, ntar diedit sendiri. Aha! Mental tukang sotosop.
4. Cari kafe lucu di Grand City/Ciputra World.

Hiyah. Ini mah belum mengerucut. Pilihannya masih banyak gituh.

Trus properti juga belum nyiapin. Bajunya apa. Aksesorisnya apa. Mau ala Jawa apa ala Londo.

Jadi, aku punya sisa waktu...satu hari. Untuk keliling tanya2 kafe (kafe yg kutulis di atas itu kl mau foto ada fee-nya, yg nantinya ditukar voucher makan), nyiapin baju, ama konsep.

Mr. W tinggal datang aja ke Sby hari Jumat.
Ih enak ya jadi cowok, ga mikir printilan. *salah sendiri jadi cewek kok ga mau yg praktis*

Minggu, 17 Juni 2012

Pre Wedding Photo Concept

Berbulan-bulan lamanya nyiapin nikahan (sampe sisa 2 bulan gini) kepikiran terus, "Pake foto pre-wedding apa kagak?"
Ternyata si cami juga mau. Horeee :D
Tapi dia ga mau pose yg serius2, maunya yang ketawa2.
Aku juga donk banyak maunya. Ini nih standar foto prewed yang ada di kepalaku:
  1. Fotonya GAK PAKE pose mesra. Mutlak. Wajib. Ga mau nempel-nempel pokoknyahh. Wong belum sahhhh :P
  2. Ga mau foto pasaran seperti di hutan/di pantai memandang/menunjuk ke langit, ato foto pake kebaya yg meluk si cowok (balik ke poin awal yah)
Trus pengennya tema apa Yak?
Aku sih pengennya foto sederhana aja ya, di begron putih. Ntar diedit2 sendiri *pelit*. Foto pake baju (1) ala ospek TI ITS (males mikir: keplek tanda mahasiswa yg jaman dulu bikinnya ampun2an rumit banget), (2) baju ala kuliahan (ini bakalan ndeso banget deh akunyahh), (3) baju wisuda (males mikir: cara minjem baju wisuda ITS gimana nih?), (4) baju orang kantoran, ampe (5) baju kebaya. Ceritanya menggambarkan proses gimana kita ketemu, gituuu...
Busyet. Ganti bajunya banyak amat jeung. 
Masih ga tau nih mau pake konsep ini apa kagak.
Trus tambahannya, foto yg pake baju kerja diedit: pake peta pulau Jawa, potoku ditaruh di atas Surabaya, poto cami di atas kota Jakarta.
Ih emang sempet ya cyin mau ngedit-ngedit segala?
*abisnya potograper prewed mahal2 sih bok, apalagi kalo minta olah digital gitu ya*

Sedangkan si cami pengennya foto di kafe yg unik aja, pose ketawa2. Terinspirasi dari foto prewed sahabatnya :P

Emang ngapain kamu pake prewed2an segala Yak?
Selain buat hiasan di gedung resepsi (kalo cuma hiasan mah bisa aja pake foto2 masa kecil kek, foto sendiri2 kek), salah satu alasan pengen prewed adalah: menuangkan kreativitas. Kapan lagiiii bisa bikin2 konsep lucu2an, bisa bikin yang 'beda' dari pasaran, bisa buang2 duit  jadi seniman ampe model sekali seumur idup lah.

Nah contoh2 foto prewed yang Muslimah-friendly contohnya begini nih...
*note: kalo ada yang terlalu nempel ya tinggal digeser aja :p*

lucu kaaan

*Tapi TV-nya bikin aneh.. Nyolokin listriknya kemana ya?*

Ini solusi kalo bibir lagi pecah2 :P

Wahhh tema whimsical ini cute sangaaattt...

Pose ga keliatan muka-nya gini menurutku lucu banget loh. Tapi ga lucu kalo foto ini yang dicetak gede2 trus dipajang di resepsi. Kalo gitu mah daripada repot2 prewed mending nyewa fotomodel aja cowo-cewe, kan badannya lebih proporsional tuh xixixixii


Ini juga lucu banget. Settingnya bisa di jalan raya (misalnya nyebrang jalan) ato mungkin di kantin kampus, kayak kisah aslinya (emang kisahnya kayak apa?). Tapi kantin kampus gak nyeni blass =__=

Jadi, ntar gimana foto prewednya? 
Masih belum tau cyin.. Jadwalnya aja bingung, belum direncanain mateng2. Kita kan LDR-an, apa fotonya sendiri2 aja yah trus dicrop? nyehehe
=====

Anyway mengenai tips2 preweddingan ini, dibahas di blognya Dayasmin-Morisky di link ini. Lucu banget loh  sumpah ngakak wkwkwkk.