Tampilkan postingan dengan label Seserahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seserahan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Oktober 2012

{Flashback} Seserahan & Potong Tumpeng 01.09.12

Mood ngeblog hampir ilang :D Ya nikahannya udah sebulan yang lalu sih... Tapi untuk memenuhi permintaan para fans kelengkapan dokumentasi, insyaAllah blog ini bakal tuntas sampe resepsi yang ketiga, atau mungkin bakal diterusin dengan cerita-cerita seputar rumah tangga, dan mungkin kelak berubah jadi blog yang bahas anak (wow what a life ;D)

Jadi sebetulnya, sebelum siraman, keluarga pihak CPP datang membawa srah-srahan. Kok aneh ada srah-srahan sebelum siraman? Soalnya seserahan itu belum dilakukan ketika lamaran. Dan kami juga gak ngadain midodareni (kalo ritualnya lengkap, bosen juga kali keluarga yang datang bolak-balik ke rumah, dandan, ganti baju... ketemunya ama orang itu lagi itu lagi). Jadi ya daripada ga dapat seserahan, diatur deh timing-nya seperti itu.

Tante-tante keluarga CPP membawa seserahan buat akuuuu!!
(..yang sebetulnya kubeli sendiri, bungkus & hias sendiri; ditaruh di mobil keluarga, jadi keluarga CPP tinggal ngambil beberapa detik sebelum sampe rumah. Praktis cyin! Ibu mertua bahkan ga tau bentukannya seserahanku seperti apa)

Bapak ibu dan keluarga CPW menyambut kedatangan seserahan keluarga CPP. Terjadilah adegan perkenalan, seperti jaman lamaran. Tapi tentunya si CPP + bapak ibunya ga ikut yaaa... Apa sih istilahnya,, pingitan?? *ngawur*

Lalu, siramaaaan! Keluarga CPP juga lihat aku disiram-siram.

Setelah siraman ada acara Dodol Dawet. Berhubung ada keluarga CPP, mereka juga diberi dawet oleh bapak ibu :D

Sementara itu, saya digantikan baju. Seperti sudah diceritakan di Flashback Siraman, karena makeup saya dipertahankan, maka proses ganti baju bisa lebih cepat.

CPW sudah berganti baju, dan digandeng bapak ibu ke area Potong Tumpeng. Itu kebayanya bikin di Butik Kebaya Laksmi. Biaya jahitnya menurutku cukup hemat, untuk brokat perancis + aplikasi bordir & payet. Di artikel selanjutnya, kamu bakalan lihat kebaya ini terpakai lagi di salah satu prosesi kawinan hehehehh

Disuapin bapak ibu. Terakhir kali disuapin, hmmm.... umur 4 taun mungkin??

And, finally, foto bersama barang seserahan di kamar pengantin.
Mana pengantinnya???
Malu ah :p Biar foto kamarnya aja yaaaaa... Wallpaper, bedcover sarung bantal, itu ibuku yang nyariin & nyiapin. Super banget deh.

Vendors:
Rias: Griya Manglingi (Sonokembang) | Bunga dekor kamar: Asoka (Sonokembang Enterprise)
Kebaya Tia: Butik kebaya Laksmi | Kebaya ibu: Kebaya Kunthi 
Jilbab: Jetty Hanaf | Photos: Galahumanoid


Sabtu, 15 September 2012

DIY Seserahan!!

Yippieee akhirnya kemarin Sabtu saya kembali ke Surabaya karena ada nikahan sahabat (FYI, real time: saya udah tinggal di rumah mertua di Jakarta - padahal ceritanya blog ini masih di hari sebelum siraman).
Ketemu juga dengan memory card kamera di rumah Surabaya (dan bisa posting foto seserahan ini), juga ketemu bapak-ibu-adek lagiiii :')
Senangnya, aku senaaaang...

Ini diaaaa seserahan yang sampe H-2 masiiih aja ada yang kurang (karena di H-2, seserahan dari cewek ke cowok berupa tripod--yang dibeli oleh Mr. W sendiri--baru dikirim ke rumahku).

Seserahan ini sebenernya formalitas doank, nanti deh ceritanya pas postingan tentang siraman yaaaa...

Dari CPP ke CPW:

Standar seserahan (1): Peralatan sholat
Qur'an (dibungkus pakai pembungkus Qur'an yang dibeli ibuku di Makkah waktu umroh dulu--akhirnya kepake juga ya buu buat hiasan :D), sajadah (dari ibu mertua--yang ternyata dibeli waktu beliau umroh juga),  mukena (dari ibu mertua), dan... dihias kalungnya ibundaku, karena ga beli tasbih! :)) heheheh!

Standar seserahan (2): Peralatan Pesta
Kain songket beli pas di Arab Street Singapur (zzzz nyari songket kok di Singaparna toh mbak yuuu), brokat perancis AltaModa (waktu diskon gede-gedean 50%), sendal Paulista diskon pisan, clutch murmer JMP (asal nyari yang warna senada, yah, as you know saya ngebet 1 seserahan itu tematik warnnya)

 Standar Seserahan (3): Peralatan Main / Aksesoris zalan-zalan
Tas Fufu (beli di Inacraft), Wedges Hush Puppies, Brooch semi DIY (korsasenya beli di pasar Atum, trus njahit penitinya sendiri), Shawl kamiidea

 Standar Seserahan (4): Perlengkapan Lenongan
Campuraduk lah isinya. Ini paling nggak mood ngehiasnya, susah sih karena banyak printilan tak-serasi. Akhirnya ibuku minjemin gantungan aksesoris (yang item-item itu tuh) buat hiasan. Yang kepajang yang nuansa item-item aja. Yang merk Wardah (kemasan biru-biru) ngumpet di baliknya tutup box, hahahhaa...

 Standar Seserahan (5): Peralatan Mandi
Bodyshop 1 set. Detik-detik terakhir ada handuk kecil berenda, pasangannya handuk buat siraman. Masuklah buat hiasan, supaya gak hampa tuh isinya. Lucu juga buat 'selimut'nya seserahan. Aih unyuuuu... *muji-muji karya sendiri*

 Seserahan (6) yang tidak standar: Mesin Jahit
Woah ini most-wanted nih... Sepupu-sepupu yang lihat, pada girap-girap. "Waaaahhh mauuu!" "Waaaah asiknya dapat mesin jahiiiit!"
Alhamdulillah yaaaa :D
Dihias pakai perca-perca yang kupunya + untaian mutiara palsu yang dari dulu dibeli--maksudnya buat prakarya--tapi belum dibikin sampe sekarang. Alhamdulillah bisa dibuat hiasan. Kemalasan membawa berkah nih critanya.

Seserahan (7) yang tidak sempat terpotret karena meffets baru datang H-2: perhiasan
Ibu mertua bersikeras memberiku gelang & cincin perhiasan, alhamdulillaaah :D
(padahal awalnya aku nolak, karena ga pernah pake perhiasan. Hush, rejeki kok ditolak)

Nah teruuus seserahan dari CPW ke CPP, simpel aja hiasnya. Ga pake bunga-bungaan lah yauwww..

Box (1)
2 kemeja kerja & 1 celana. Bungkusssss...

Box (2)
Sajadah (aslinya punya ibu mertua :p), baju koko, Al Qur'an (lagi-lagi dibungkus pakai bungkus Qur'an punya ibundaku ^^). Tasbih nemu di rumah warna item (ga matching sih, tapi ga sempet beli tasbihhhhh). Sarung juga ga sempet beli, zzzz


Box (3)
Sepatu Hush Puppies, aneka kaos kaki (karena denger-denger kabarnya Mr. W ga punya kaos kaki, selalu pinjem punya bapaknya -- eh ini rahasia suami kok dibeberin wkwkwk) & jam tangan pasangan (1-nya punyaku, tapi lupa kebungkus. Taruh di seserahannya Mr. W aja lah :))))) hahahahaa)

Box (4)
Tripod & lensa, yang nggak sempat terpotret karena meffets :D

Box (5)
kueh-kueh dari Igors, yang dibeliin sepupuku. Makasih yaaa mbak Rara & mas Denny udah bantu nyariiin :')

Alhamdulillah selesai balada seserahan & hiasannya :D
As I've told you before, proses menghias seserahan itu sudah dimulai dari membeli isinya. Jadi, kalo bisa belilah sesuai tema tertentu *sok Martha Stewart*

Napa sih ngotot hias seserahan sendiri? Jawabannya adalah arogansi pribadi #halah
Karena ga mau kalah sama ibu-ibu jaman dulu, yang kalo cerita selalu bersemangat: "Ibu jaman dulu bikin souvenir sendiri lho! Bikin bunga kertas buat ratusan tamu!"

Jadi, at least ada hal yang bisa dibanggain nih, kerja keras berkreasi menjelang pernikahan ;p

UPDATE 17/09: Tentang Box Seserahan

Karena ada yang nanya tentang box, kujawab yaaa...
Box yang model begini, aku belinya di Informa (sodaranya Ace Hardware). Sengaja beli beginian supaya bisa kepake lagi habis kawinan. Box-nya bisa knockdown (dilipat jadi gepeng). Dulu beli pas diskonan, mungkin jatuhnya 40ribu per box (lupa). Tapi kan bisa dipakai lagi :D (investasi)

Model box kayu yang lebih gede (di gambar box peralatan solat & mesin jahit), belinya di Pasar Atum Surabaya di Toko Dewi. Agak mahal sih kalo yang box kayu, sekitar 100ribuan. Tapi kokoh banget (bisa nampung mesin jahit lohhh)

Minggu, 22 Juli 2012

Serba-serbi Hias Seserahan

Seserahan itu murni urusan selera. Seleraku: yang simpel tapi kelihatan anggun. Contohnya begini nih.
Gambar diambil dari internet
Tapi mungkin ada juga orang yang suka hiasan kayak gini: (dan ini amat-sangat-jauh-dari-seleraku, no offense)
Gambar diambil dari internet. Menurutku sih serem :s Eh tapi ini murni soal selera lohhh...
Hias seserahan biasanya ada mulai 30ribu - ratusan ribu, tergantung kamu pesan di vendor mana. Tergantung baki/kotak/keranjang-mu. Tergantung murah/mahal bunga hiasanmu juga.

Trus, seserahanku mau dihias dimana?

Berhubung sebenarnya saya orang kreatif (kere dan aktif), maka saya menghias seserahan SENDIRI \(^0^)/ tepuk tangaaan!!! Bahagia tiada tara. Ya! Inilah satu-satunya kesempatan saya menuangkan kreativitas yang terkubur bertahun-tahun di dalam sanubari saya... Ouououuuoooohh...

Ini beberapa Tips yang memudahkan hias seserahan:

  • Beli seserahan dalam satu tema warna yang serasi. Misal: set baju pesta. Kalo beli selopnya emas, cari clutch yang keemasan juga. Teori ini paling mudah dilakukan ketika beli 1 set bodyshop (yang mana kemasannya berwarna sama, jadi cuantik deh waktu masuk keranjang), daaaan paling sulit ketika beli kosmetik (karena beda merk beda warna kemasannya)
  • Beli dus bernuansa sama. Biasanya dijual satu set.
  • In my case, aku beli dus yang bisa dipake lagi setelah nikah nanti. Bahkan sebenernya dus-ku bukan dari vendor penjual wadah seserahan. Aku beli di Index/Informa (sodaranya Ace Hardware), yakni dus penyimpanan yang dirakit sendiri
  • Gunakan pita renda & bunga yang bernuansa sama di tiap dus seserahan. Kebetulan ibuku punya bunga hortensia artifisial. Jadi tuh bunga kurontokin dulu buat dibagi-bagi ke beberapa dus :p
Jadi, pada dasarnya menghias seserahan itu sudah dimulai dari "membeli isi seserahan"-nya :D

Ini dia, teaser seserahan bikinanku tadi sore. Masih belum fix sih... Baru ditata. Belum melibatkan double-tape-lem-selotip-karton-plastik pembungkus.


Hasil prakarya anak TK miss Tea

Sabtu, 21 Juli 2012

The Story of Seserahan

Lama ga ngisi bloooogggg.. Sumpah deh akhir-akhir ini lagi rempong & ga mood nulis. Anyway, Selamat Ramadhan yaa buat semua pembaca yang budiman :) Semoga persiapan nikah kalian-kalian justru makin mendekatkan pada Allah swt.

Nikahan kurang 1,5 bulan lagi!! Wawawa... Tibalah saatnya daku membicarakan.... seserahan! Jreng jreeeng!

Seserahan pastilah jadi "hiburan"-nya para bridezilla. Ya iyalah, secara shopping itu seperti terapi ngilangin stres. *siapa suruh stres nyiapin nikahan*


My Long Distance Seserahan

Buat pasangan long distance, wajarnya kan CPP & CPW belanja-belenji sendiri-sendiri yah. Tapi impianku adalah belanja seserahan bareng si cami! Karena ujung-ujungnya, apa yang kupake kan harus menyejukkan pandangan suamiku. Ga lucu donk kalo misalnya aku beli maxi dress motif leopard trus boots high heels 15 cm trus si cami 'memandangku-pun-tak-mau'.

Akhirnya suatu hari ketika si cami lagi ke Surabaya, kami bener-bener shop-till-we-drop! Sampe capek & sampe waktunya habis! (Habis dalam artian si cami harus balik ke Jakarta).
Tapi tetaplah tak mungkin membeli semua barang dalam waktu 1 hari. Minimal, barang-barang yang kami beli bareng adalah:
Si CPW: sepatu jalan-jalan, sendal pesta, 1 set sabun-sabun bodyshop Olive--wanginya netral, nanti bisa pake berdua deh :p *hemat beb*
Si CPP: sepatu jalan-jalan, celana jalan, 2 kemeja jalan/ngantor santai
We admit having a very great time shopping together, seolah kami punya unlimited money dan tanpa beban hidup :D

Dan barang-barang lainnya akan dibeli sendiri-sendiri! *sudah mulai mengikhlaskan impian "belanja seserahan bareng-bareng".


List Seserahan Miss Tea

Baiklah. Saatnya membongkar isi seserahan saya.
Pada dasarnya saya ga mau ada beha-beha dipajang di muka umum. Jadi, coret seserahan "baju dalam & gaun tidur" dari list seserahan.
Yang masuk list adalah:
  1. Set alat sholat: Mukena (v), sajadah (v), Al Qur'an
  2. Set baju pesta: Brokat perancis (v), furingnya (v), kain songket (v), sepatu pesta (v), clutch (v). Tentative: bros
  3. Set perlengkapan jalan-jalan: Tas merk FuFu beli di Inacraft (v) -- dukung desainer lokal!, sepatu wedges (v), bros kain (v) -- beli korsase kain di Ps. Atum, tinggal jahit penitinya. Tentative: shawl
  4. Set sabun mandi (v) --> beli Bodyshop yang udah sepaket
  5. Set kosmetik --> campuraduk mulai Wardah, Caring, La tulipe ampe Bodyshop. Dianggap (v) boleh, mau ditambah lagi juga boleh *jarang dandan sih*
  6. Mesin jahit --> udah DP tadi siang, yayyy!!! I'll have my own Singer :D Tentative: tambah buku fabric craft Jepang
  7. Kue-kue --> nanti aja dekat hari H
Hmmm sepertinya sudah mulai over budget.

...bersambung ke cerita "Hias Seserahan"... stay tuned for next post ;)